Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, Rekomendasi Saham Berikut

Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance IHSG berada pada level 4.778,71 hingga 4.975,54.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 25 September 2020  |  07:19 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang untuk melanjutkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (25/9/2020).

Berdasarkan Bloomberg, IHSG ditutup melemah signifikan 1,53 persen di level 4.842,76 pada Kamis (24/9/2020).

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada level 4.778,71 hingga 4.975,54. Adapun, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.

"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ungkap Nafan dalam publikasi risetnya, Jumat (25/9/2020).

Adapun sejumlah rekomendasi saham dari Binaartha Sekuritas yang dapat menjadi pertimbangan investor pada perdagangan Jumat (25/9/2020) antara lain sebagai berikut:

*AKRA, Daily (2510) (RoE: 8.26%; PER: 11.59x; EPS: 215.78; PBV: 0.96x; Beta: 1.79):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2450 – 2510, dengan target harga secara bertahap di level 2580, 2700, 2970 and 3240. Support: 2430 & 2370.

*BBCA, Daily (27225) (RoE: 13.96%; PER: 27.44x; EPS: 1,003.28; PBV: 3.83x; Beta: 0.95):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 26950 – 27225, dengan target harga secara bertahap di level 27775, 28975, 30500, 34050 dan 37600. Support: 26950 & 26100.

*BBRI, Daily (3030) (RoE: 10.55%; PER: 18.17x; EPS: 166.72; PBV: 1.92x; Beta: 1.47):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3010 - 3030, dengan target harga secara bertahap di level 3240, 3780 dan 4320. Support: 3010 & 2830.

*BJBR, Daily (865) (RoE: 14.55%; PER: 5.20x; EPS: 166.50; PBV: 0.76x; Beta: 1.86):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 845 - 865, dengan target harga secara bertahap di 890, 950, 1090 dan 1230. Support: 845 & 810.

*BMRI, Daily (5075) (RoE: 10.92%; PER: 11.39x; EPS: 445.58; PBV: 1.24x; Beta: 1.55):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4970 – 5075, dengan target harga secara bertahap di level 5175, 5600, 6400, 6575 dan 7550. Support: 4860 & 4630.

*CTRA, Daily (625) (RoE: 1.98%; PER: 34.30x; EPS: 18.22; PBV: 0.68x; Beta: 2.18):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 610 – 630, dengan target harga secara bertahap di level 690, 720, 745, 840 dan 870. Support: 610 & 575.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top