Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Asing Lego BBCA dan TLKM, IHSG Kedodoran

Investor asing langsung menekan IHSG dengan aksi jual atau net sell Rp107,11 miliar pada awal perdagangan
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 September 2020  |  09:28 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com,JAKARTA— Aksi jual investor pada awal perdagangan Selasa (15/9/2020) menekan pergerakan indeks harga saham gabungan.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) terjun ke zona merah pada awal perdagangan Selasa (15/9/2020). Indeks turun hingga sempat menyentuh level support 5.121.

Investor asing langsung menekan IHSG dengan aksi jual atau net sell Rp107,11 miliar pada awal perdagangan. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menempati daftar teratas daftar net foreign sell dengan Rp41,9 miliar.

Selain BBCA, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga menjadi sasaran aksi jual dengan net sell Rp22,1 miliar. PT Astra International Tbk. (ASII) juga dilepas asing dengan net sell Rp3,6 miliar.

Bloomberg mencatat BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, dan CPIN menjadi laggards pergerakan IHSG pada awal sesi Selasa (15/9/2020). Sebaliknya, POLL, SOHO, ASII, UNTR, dan MDKA menjadi leaders yang menahan koreksi indeks lebih dalam.

Dari jajaran top gainers, ENZO memimpin dengan kembali naik 34,75 persen ke level Rp190. Emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (14/9/2020) itu kembali mengalami auto rejection atas (ARA).

SOHO juga kembali menunjukkan kekuatannya. Produsen Imboost itu naik 20,00 persen ke level Rp6.600.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top