Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jadi Emiten Debutan, Begini Geliat Saham Planet Propertindo Jaya (PLAN)  

Saham PT Planet Propertindo Jaya Tbk. naik hampir 10 persen pada awal perdagangan hari ini, Selasa (15/9/2020).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 15 September 2020  |  09:35 WIB
Area lobi hotel Vue Palace, Bandung. Hotel ini merupakah salah satu aset yang dikelola PT Planet Propertindo Jaya Tbk. - planetpropertindo
Area lobi hotel Vue Palace, Bandung. Hotel ini merupakah salah satu aset yang dikelola PT Planet Propertindo Jaya Tbk. - planetpropertindo

Bisnis.com, JAKARTA – PT Planet Properindo Jaya Tbk. resmi melantai di bursa melalui Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) pada Selasa (15/9/2020).

Pada awal perdagangan, harga saham PLAN terpantau melesat 11 poin atau 9,82 persen di level Rp123 per lembar saham.

Level harga tersebut terpantau tetap hingga pukul 09.20 WIB. Hasil tersebut berasal dari 1 kali transaksi dan turnover sebanyak Rp12,3 ribu. Adapun kapitalisasi pasar emiten yang bergerak di bidang pariwisata dan pengelolaan hotel ini adalah sebesar Rp109,82 miliar.

Emiten berkode saham PLAN tersebut akan melepas 267,85 juta lembar saham atau 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dibanderol sebesar Rp112 per lembar saham.

Dengan demikian, perusahaan menargetkan akan mendapatkan dana segar sebesar Rp30 miliar. Dalam rangka proses IPO ini, PT Indo Capital Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus penjamin emisi efek.

Menurut rencana, dana yang diraih dari IPO ini akan digunakan untuk dua hal. Sebanyak 20 persen dana akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan yang bergerak di bidang hotel manajemen.

Sementara itu sebesar 80 persen sisanya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan interior hotel yang terletak di area Kelapa Gading, Jakarta.

Direktur Utama Planet Properindo Jaya Antonyo Tanujaya mengatakan keputusan perusahaan untuk melantai di bursa adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan, tata kelola dan pengembangan bisnis.

“Dengan program pemerintah yang akan menggenjot sektor pariwisata, maka kami optimis dengan prospek bisnis perhotelan yang dijalankan perseroan saat ini,” katanya dikutip dari keterangan resmi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo perhotelan
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top