Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasib Proyek Bendungan Waskita (WSKT) saat Pandemi Covid-19

Emiten berkode saham WSKT itu melaporkan tengah mengerjakan beberapa bendungan di Indonesia.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 September 2020  |  13:49 WIB
Bendungan Way Sekampung di Lampung, salah satu proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Bendungan Way Sekampung di Lampung, salah satu proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA — Progres pembangunan sejumlah proyek bendungan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. tetap berjalan meski diadang pandemi Covid-19.

Lewat siaran pers Minggu (13/9/2020), emiten berkode saham WSKT itu melaporkan tengah mengerjakan beberapa bendungan di Indonesia.

Untuk wilayah Jawa Tengah, perseroan sedang membangun Bendungan Jlantah dengan nilai konstruksi Rp570 miliar dengan progres 15,02 persen dan ditargetkan selesai akhir 2022.

Selain Bendungan Jlantah, WSKT juga tengah menggarap konstruksi Bendungan Bener di Jawa Tengah. Progres proyek itu telah mencapai 26,54 persen dan ditargetkan akan rampung kuartal IV 2023.

Kontraktor pelat merah itu juga tengah mengerjakan proyek bendungan yang berlokasi di Jawa Barat dan Banten. Perseroan menggarap Bendungan Leuwikeris dengan progres 35,89 persen dan ditargetkan rampung akhir 2021 serta Bendungan Karian dengan progres 70,85 persen dan rencanakan selesai kuartal I/2021.

WSKT juga tengah mengerjakan proyek Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Margatiga yang berlokasi di Lampung, Sumatra. Progres proyek Way Sekampung sudah mencapai 92,92 persen dan Margatiga mencapai 40,24 persen.

Proyek perseroan di Sumatra tidak hanya berada di Lampung. Akan tetapi, WSKT juga tengah mengerjakan dua proyek lainnyak yakni Bendungan Tiga Dihaji, Sumatra Selatan, dan Bendungan Rukoh, Aceh.

Untuk wilayah Kalimantan, WSKT sedang mengerjakan Bendungan Tapin yang sudah mencapai 99 persen dan ditargetkan selesai pada 2020. Selanjutnya, perseroan juga menyelesaikan pembangunan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur yang telah mencapai progres 45,04 persen dan ditargetkan selesai awal 2022.

Director of Operation II Waskita Karya Bambang Rianto mengatakan bahwa pengerjaan proyek tetap dilanjutkan dengan mematuhi protokol kesehatan. Dengan demikian, progres pembangunan bendungan tidak terhenti.

“Pandemi Covid-19 tidak membuat pengerjaan proyek terhenti akan tetapi harus mematuhi prosedur kesehatan yang dianjurkan,” jelasnya melalui siaran pers, Minggu (13/9/2020).

Bambang mengatakan seluruh progres pekerjaan konstruksi bendungan realisasinya sudah sesuai jadwal. WSKT menyatakan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan menghasilkan mutu pekerjaan terbaik.

Adapun, WSKT sebelumnya tercatat telah menyelesaikan beberapa bendung maupun bendungan besar antara lain Bendungan Raknamo, Bendungan Gondang, Bendungan Jatigede, Bendungan Teritip, Bendungan Jatibarang, Bendungan Tilong, dan Bendungan Pandan Duri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN waskita karya bendungan
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top