Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdagangan Akhir Pekan Fluktuatif, Bitcoin Sempat Tembus Level US$12.000

Bitcoin menguat hingga US$12.112 dalam perdagangan tepat setelah tengah malam waktu New York hari Minggu, lonjakan pertama di atas level US$ 12.000 sejak Agustus 2019.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  14:29 WIB
Ilustrasi bitcoin. - Reuters/Dado Ruvic
Ilustrasi bitcoin. - Reuters/Dado Ruvic

Bisnis.com, JAKARTA – Bitcoin mengekor euforia penguatan harga emas yang mecapai level tertingginya. Kemarin, mata uang digital terbesar ini menyentuh level puncak tahun 2020.

Berdasarkan data Bloomberg, Bitcoin menguat hingga US$12.112 dalam perdagangan tepat setelah tengah malam waktu New York hari Minggu, lonjakan pertama di atas level US$ 12.000 sejak Agustus 2019.

Tetapi tak sampai 30 menit setelah menyentuh level tertinggi, cryptocurrency ini anjlok ke level US$10.638. Pada perdagangan Senin (3/8/2020), Bitcoin terpantau pada posisi US$11.217 pada pukul 14.12 WIB berdasarkan data Coindesk.

Analis teknikal Fundstrat Global Advisors LLC Rob Sluymer mengatakan Bitcoin telah menembus resisten pada US$10.000 - US$10.500, yang bertepatan dengan garis tren turun dari level tertinggi akhir 2017 dan tertinggi pada kuartal I/2020. Level mengonfirmasi tren penguatan baru.

"Dalam indikator momentum harian Bitcoin jangka pendek posisi saat ini masih overbought, tetapi telah melalui fase perdagangan fluktuatif jangka pendek, Bitcoin kemungkinan akan terus menuju level resistensi berikutnya di US$13.800," ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.

Bitcoin telah menguat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah naik di atas US$10.000. aset digital ini telah jatuh hingga US$4.904 pada pertengahan Maret menyusul puncak ketidakpastian pasar yang didorong olehv virus corona, tetapi pada pertengahan Mei kembali ke kisaran level US$9.000.

Sementara volatilitas cryptocurrency terus memicu skeptisme pasar, JPMorgan Chase & Co. pada Juni mencatat bahwa penguatan Bitcoin dari level terendah bulan Maret menunjukkan bahwa aset digital ini tetap kuat.

Pergrakan cryptocurrency pada akhir pekan lalu mengingatkan pada yang sama pada tahun 2019, ketika terjadi penguatan tajham beberapa kali selama perdagangan akhir pekan. Saat itu, Bitcoin sempat melonjak ribu dolar ke kisaran level US$10.000.

Cryptocurrency lain juga mengekor penguatan Bitcoin. Bloomberg Galaxy Crypto Index naik 6 persen ke level US$532,64. Sementara itu, Ethereum menguat 2,3 persen ke level US$381,95.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin cryptocurrency
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top