Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hanya Saham ICBP yang Menguat, Indeks Bisnis-27 Dibuka pada Zona Merah

Setelah dibuka pada level 464,001, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut melemah 2,15 persen atau 9,95 poin ke level 454,05 hingga pukul 09.04 WIB.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  09:26 WIB
Karyawan melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 langsung dibuka pada posisi melemah pada pembukaan pasar awal pekan ini Senin (3/8/2020), setelah parkir di zona hijau pada perdagangan sebelumnya

Setelah dibuka pada level 464,001, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut melemah 2,15 persen atau 9,95 poin ke level 454,05 hingga pukul 09.04 WIB.

Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 452,778 hingga 464,811.  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya Kamis (30/7/2020), indeks Bisnis-27 ditutup menguat 1,21 persen atau 5,55 poin ke level 464,001.

Dari 27 anggota konstituen indeks, hanya 1 emiten terpantau menguat, 2 emiten berada pada posisi stagnan, sementara 24 emiten lain berada dalam posisi melemah.

Kali ini, saham emiten ritel PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) menjadi pemberat indeks pada pembukaan perdagangan hari ini dengan koreksi sebesar 5,14 persen atau 90 poin ke level Rp1.660.

Selain ACES, saham emiten alat berat PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga terpantau menjadi pemberat indeks dengan penurunan sebesar 3.04 persen atau 650 poin ke level Rp20.700.

Berdasarkan besaran transaksi, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengungguli keperkasaan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan menjadi emiten anggota indeks yang paling banyak diperjualbelikan pada perdagangan hari ini. Hingga pukul 09.12 WIB, saham BBCA sudah ditransaksikan sebanyak Rp226,01 miliar dengan total jual bersih asing di pasar reguler mencapai Rp96,29 miliar.

Di sisi lain, penguatan indeks hanya ditopang oleh emiten konsumer PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dengan kenaikan 1,09 persen atau 100 poin ke level Rp9.300.

Bersamaan dengan indeks Bisnis-27, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terpantau bergerak di zona merah pada pembukaan perdagangan hari ini. Hingga pukul 09.16 WIB, IHSG dibuka pada level 5.083,122 turun 1,29 persen atau 66,505 poin.

Di sisi lain, bursa Asia ternyata dibuka variatif pada awal perdagangan. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau menguat 1,94 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng melemah 0,96 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top