Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Berpeluang Menguat, Begini Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

IHSG diperkirakan bergerak di rentang 5.150–5.200 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2020).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  06:50 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — MNC Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2020).

“Kami memperkirakan selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5.030, IHSG masih berpeluang untuk menguat kembali untuk menguji resistance 5.150–5.200,” tulis Tim Riset MNC Sekuritas lewat riset harian, Rabu (29/7/2020).

Kendati demikian, MNC Sekuritas mengingatkan agar investor tetap memperhatikan support pada level 5.030. Apabila pelemahan IHSG menembus level tersebut, IHSG selanjutnya cenderung untuk menguji level 4.950—5.000.

Kemarin, IHSG ditutup di level 5.112,98 atau terkoreksi 0,07 persen. Di awal perdagangan indeks empat melesat 0,4 persen. Namun apa daya, IHS tidak mampu melanjutkan tren penguatan dan tersungkur ke zona merah. Sebanyak 239 saham terkoreksi, 175 saham stagnan, dan hanya 166 yang mencetak kenaikan. 

Sementara secara sektoral, sektor agrikultur menjadi yang paling dalam dengan koreksi 1,68 persen, diikuti oleh sektor industri dasar yang turun 1,45 persen dan sektor Adapun jumlah transaksi yang terjadi sepanjang perdagangan hari ini mencapai Rp8,33 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih dengan net foreign sell sebesar Rp295,60 miliar di seluruh pasar.

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan untuk hari ini:

  • HMSP - Buy on Weakness (1,685)

Pergerakan HMSP kemarin terkoreksi 0,9% ke level 1,685. Selama HMSP tidak terkoreksi di bawah 1,620, maka diperkirakan HMSP saat ini sedang berada di akhir wave C dari wave (B), di mana koreksi dari HMSP akan cenderung terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat membentuk wave D dari wave (B) pada pola triangle.

Buy on Weakness: 1,660-1,685

Target Price: 1,780, 1,850

Stoploss: below 1,620

  • TKIM - Buy on Weakness (6,725)

Kemarin (28/7), TKIM terkoreksi 1,5 persen dan ditutup di 6,725 persis pada area support terdekatnya. MNC Sekuritas memiliki dua skenario untuk TKIM, apabila TKIM menembus area support 6,725 maka skenario biru TKIM akan berlaku, dimana koreksi TKIM akan berlanjut terlebih dahulu untuk membentuk wave (c) dari wave [iv] dari wave C. Namun, apabila TKIM menguat dan menembus resistance 7,325, maka posisi TKIM sedang berada pada bagian wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: 6,325-6,650

Target Price: 7,500, 8,000

Stoploss: below 6,125

  • KLBF - Buy on Weakness (1,515)

KLBF terkoreksi 2,3% ke 1,515 pada perdagangan kemarin, meskipun demikian koreksi KLBF tertahan oleh MA20 dan volume penjualan sudah cenderung mengecil. Diperkirakan KLBF saat ini sudah berada di akhir wave [iv] dari wave C, dimana hal ini berarti koreksi KLBF sudah cenderung terbatas dan berpotensi berbalik menguat untuk membentuk wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: 1,450-1,500

Target Price: 1,680, 1,750

Stoploss: below 1,400

  • ANTM - Sell on Strength (720)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ANTM terkoreksi 0,7% ke level 720. Diperkirakan posisi ANTM sudah berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave Y dari wave (A), sehingga penguatan ANTM akan cenderung terbatas dan berpotensi untuk terkoreksi. Adapun level koreksi ANTM berada pada level 660 dan 600, hal ini akan lebih terkonfirmasi apabila ANTM terkoreksi menembus support di 685.

Sell on Strength: 720-750

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top