Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Tembus US$1.800, Incar US$1.810

Pada pukul 10.18 harga emas spot naik 0,3 persen atau 5,4 poin menjadi US$1.804,1 per troy ounce.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  10:34 WIB
Bongkahan emas. - Bloomberg
Bongkahan emas. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas berpeluang ke level US$1.810 setelah nyaman berada di zona hijau pada awal perdagangan Senin (13/7/2020).

Pada pukul 10.03 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 naik 7,20 poin atau 0,40 persen ke level US$1.809,10 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,20 persen atau 0,191 poin ke posisi 96,461.

Adapun, pada pukul 10.18 harga emas spot naik 0,3 persen atau 5,4 poin menjadi US$1.804,1 per troy ounce.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menyampaikan harga emas berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek karena masih adanya kekhawatiran akan kenaikan kasus virus Covid-19 serta memburuknya ketegangan AS-Tiongkok.

Presiden Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang fase kedua bukan prioritasnya. Namun, kenaikan harga emas berpotensi terbatas di tengah laporan positif terbaru mengenai vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Gilead.

"Secara teknikal, harga emas masih berpeluang bergerak naik selama harga masih bergerak di atas indikator moving average 50-100-200 di dalam grafik 4 jam," paparnya, Senin (13/7/2020).

Untuk sisi atasnya, level resistan terdekat harga emas berada di US$1.810. Menembus ke atas dari level tersebut berpotensi memicu kenaikan lanjutan ke US$1.818 sebelum menargetkan resistan kuat di US$1.828.

Sementara itu jika bergerak turun, level support harga emas terdekat berada di US$1.798, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan ke US$1.790 sebelum mengincar support kunci di US$1.780.

Level support : 1798 -1790 - 1780
Level resistan : 1810 - 1818 - 1828

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini Donald Trump
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top