Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Krakatau Steel (KRAS) Ungkap Alasan Lepas Seluruh Saham

Silmy Karim menyebut dirinya tidak hanya melepas saham di Krakatau Steel, perusahaan yang dia pimpin. Sebagai investor, Silmy juga melepas portofolio saham di emiten lain.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  08:53 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Gas Wiko Migantoro (kanan) dan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim menandatangani kontrak kerja sama pengadaan hot rolled coil (HRC) proyek pipa minyak Blok Rokan, Riau. - Istimewa
Direktur Utama PT Pertamina Gas Wiko Migantoro (kanan) dan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim menandatangani kontrak kerja sama pengadaan hot rolled coil (HRC) proyek pipa minyak Blok Rokan, Riau. - Istimewa

Bisnis.com,JAKARTA— Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk. Silmy Karim angkat bicara soal penjualan seluruh saham yang dimilikinya di perseroan.

Lewat keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Silmy melaporkan dirinya menjual saham emiten berkode saham KRAS itu sebanyak 5,40 juta lembar saham atau setara 0,028 persen. Jumlah itu setara dengan seluruh kepemilikannya di produsen baja badan usaha milik negara (BUMN) tersebut.

Adapun, harga penjualan per saham berbeda-beda, yakni Rp278, Rp280, Rp282, dan Rp284 pada 11 Juni 2020. Status kepemilikan saham adalah langsung.

Saat dimintai konfirmasi, Silmy menjelaskan bahwa saham sebagai instrumen yang likuid. Menurutnya, tidak mudah untuk menjual aset investasi lainnya di tengah pandemi Covid-19.

“Berhubung ada keperluan maka saya jual saham saja,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (22/6/2020).

Silmy mengungkapkan tidak hanya melepas kepemilikan sahamnya di KRAS. Artinya, pria yang pernah menjabat sejumlah posisi direktur utama di badan usaha milik negara itu juga menjual portofolio sahamnya di emiten lain.

“Tetapi yang dilaporkan ke OJK hanya yang langsung berhubungan. Kalau saham lain saya sebagai investor saja,” imbuhnya.

Kendati demikian, Silmy menegaskan akan berbelanja lagi saham KRAS. Menurutnya, produsen baja itu masih memiliki prospek yang baik.

“KRAS ke depan cukup baik sejalan dengan rencana-rencana perseroan,” paparnya.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham KRAS tengah berada dalam tren positif dalam sebulan terakhir dengan menguat 66,48 persen. Harga saham parkir di level Rp298 pada penutupan perdagangan, Jumat (19/6/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krakatau steel transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top