Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masih Ada Kesempatan, Emiten-Emiten Ini Perpanjang Rencana Buyback

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Minggu (21/6/2020), sejumlah emiten telah mengumumkan perpanjangan rencana buyback saham.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 21 Juni 2020  |  18:30 WIB
Pekerja berswafoto dengan latar belakang pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1 dengan penguatan sekitar 0,91 persen atau 41,67 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Pekerja berswafoto dengan latar belakang pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1 dengan penguatan sekitar 0,91 persen atau 41,67 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah emiten telah mengumumkan rencana perpanjangan pembelian kembali atau buyback saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Surat Edaran OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Maret 2020. Isi dari edaran itu utamanya merelaksasi pembelian kembali atau buyback dapat dilakukan tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Sampai saat ini kebijakan buyback tanpa RUPS masih berlaku dan masih diterapkan sesuai dengan Surat Edaran OJK Nomor 3 Tahun 2020,” ujar Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi saat dihubungi Bisnis, Jumat (19/6/2020).

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Minggu (21/6/2020), sejumlah emiten telah mengumumkan perpanjangan rencana buyback saham.

PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) melaporkan akan melaksanakan pembelian kembali saham mulai 19 Juni 2020 hingga 19 September 2020. Perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali adalah maksimum 133,33 juta saham.

PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS) juga mengumumkan langkah serupa. Indikasi pelaksanaan aksi korporasi itu berlangsung pada 18 Juni 2020 hingga 18 September 2020.

TFAS akan membeli sebanyak-banyaknya 333,33 juta saham. Harga pembelian maksimum senilai Rp180 per saham.

PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) juga mengajukan perpanjangan rencana buyback saham yang rencananya berlangsung pada 18 Juni 2020 hingga 18 September 2020. Perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimum 1,53 miliar saham.

Selanjutnya, PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) juga berencana melakukan perpanjangan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar berfluktuasi. Perkiraan jumlah saham yang dibeli kembali maksimum 173,58 juta saham dengan harga maksimum Rp2.500 per saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia Buyback Aksi Korporasi
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top