Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Semen Indonesia (SMGR) Paling Diburu Investor Asing Kuartal I/2020

Saham Semen Indonesia ditransaksikan oleh investor asing dan domestik di pasar reguler, tunai, dan negosiasi senilai Rp4,8 triliun secara year to date (ytd)
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 01 April 2020  |  05:25 WIB
Karyawan memandu kapal semen curah yang akan bersandar di dermaga Packing Plant Banjarmasin yang dikelola PT Semen Indonesia, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/12/2018). - Bisnis/Wahyu Darmawan
Karyawan memandu kapal semen curah yang akan bersandar di dermaga Packing Plant Banjarmasin yang dikelola PT Semen Indonesia, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/12/2018). - Bisnis/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. menjadi emiten paling diburu asing dengan mencetak net buy atau beli bersih investor asing di pasar reguler senilai Rp160,03 miliar secara year to date hingga penutupan perdagangan, Selasa (31/3/2020).

Saham Semen Indonesia ditransaksikan oleh investor asing dan domestik di pasar reguler, tunai, dan negosiasi senilai Rp4,8 triliun secara year to date (ytd) sampai dengan akhir perdagangan, Selasa (31/3/2020). Adapun, total nilai transaksi investor asing di saham emiten bersandi SMGR itu mencetak net buy senilai Rp160,03 miliar di pasar reguler secara ytd.

Sayangnya, aksi borong investor asing terhadap saham produsen semen pelat merah itu belum menahan koreksi harga saham perseroan. Tercatat, harga saham SMGR telah terkoreksi 36,46 persen ke level Rp7.625.

Gejolak pasar saham yang terjadi sepanjang kuartal I/2020 membuat kapitalisasi pasar yang dimiliki oleh SMGR tergerus cukup dalam. Dalam tiga bulan terakhir, kapitalisasi saham perseroan ambles Rp26,5 triliun dari Rp71,7 triliun akhir 2019 menjadi Rp45,2 triliun per penutupan perdagangan, Selasa (31/3/2020).

Dari sisi kinerja keuangan, SMGR melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 31,35 persen menjadi Rp40,36 triliun pada periode 2019. Namun, laba bersih yang dikantongi perseroan turun 22,14 persen menjadi Rp2,39 triliun per 31 Desember 2019.

Dalam riset yang dipublikasikan 17 Maret 2020, Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin menyebut capaian laba bersih SMGR periode 2019 melampaui estimasi Mirae Asset Sekuritas dan konsensus. Realisasi laba bersih menurutnya ditopang oleh margin laba yang lebih baik sejalan dengan efisiensi biaya.

Adapun, pendapatan yang dikantongi SMGR tahun lalu melampaui estimasi Mirae Asset Sekuritas senilai Rp40,17 triliun dan konsensus Rp39,80 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen indonesia investasi asing transaksi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top