Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terkerek Penguatan Yen, Bursa Jepang Naik 1,27 Persen

Pasar kini menantikan langkah apa yang akan diambil oleh Bank of Japan setelah The Federal Reserve kembali menurunkan tingkat suku bunga
Bursa Tocom/Akio-Bloomberg
Bursa Tocom/Akio-Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Jepang dibuka berfluktuasi selepas pembukaan perdagangan Senin (16/3/2020) setelah yen menguat terhadap dolar AS seiring langkah The Federal Reserve memangkas bunga acuan mendekati nol persen.

Dilansir dari Bloomberg, Indeks Topix bergerak naik turun, dengan kenaikan 1,2 persen dan penurunan 1,3 persen. Hingga pukul 10.50 Waktu Tokyo atau 8.40 WIB, indeks Topix naik 16 poin atau 1,27 persen ke Level 1.227

The Fed memangkas bunga acuan menjadi 0 s.d 0,25 persen pada Minggu (15/3/2020) Waktu AS. The Fed juga bakal meningkatkan kepemilikan obligasi sedikitnya US$700 miliar.

Ketua The Fed Jerome Powell mengadakan conference call yang mana dia menegaskan kembali resistensi bank sentral terhadap suku bunga negatif, sebagaimana yang dilakukan beberapa negara, termasuk Jepang. Upaya ini dilakukan sebagia respons atas proyeksi perekonomian yang terancam mandek akibat penyebaran virus corona.

Pandangan kini akan berpaling ke Bank Sentral Jepang (Bank of Japan) setelah pengumuman The Fed. BoJ dijadwalkan mengadakan pertemuan pada Senin siang waktu Tokyo.

"Tingkat kontraksi ekonomi yang diperkirakan pasar itu tidak biasa," ujar Kepala Strategi Sumitomo Mitsui DS Asset Management Co, Hitoshi Ishiyama seperti dilansir dari Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper