Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR EMITEN: Fase Ekspansif Grup PTPP, Isu Gojek Bawa BIRD Ngegas

Berita mengenai ekspansi grup PT PP (Persero) Tbk serta kabar masuknya Gojek dalam struktur pemegang saham PT Blue Bird Tbk menjadi topik halaman market dan emiten edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (21/2/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  08:08 WIB
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai ekspansi grup PT PP (Persero) Tbk serta kabar masuknya Gojek dalam struktur pemegang saham PT Blue Bird Tbk menjadi topik halaman market dan emiten edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (21/2/2020).

Berikut ini rincian topiknya:

Fase Ekspansif Grup PTPP. Pengembangan bisnis energi baru terbarukan dan divestasi tiga proyek menjadi dua agenda Grup PT PP (Persero) Tbk. yang akan dieksekusi untuk mendorong kinerja perseroan pada 2020.

Isu Gojek Bawa BIRD Ngegas. Kabar masuknya perusahaan rintisan Gojek ke dalam emiten transportasi PT Blue Bird Tbk. (BIRD) santer terdengar beberapa hari terakhir. Mampukah Gojek membantu BIRD terbang makin tinggi?

Kabar masuknya Gojek ke dalam struktur pemegang saham BIRD mencuat setelah pada 13 Februari 2020, PT Pusaka Citra Djokosoetono melego sebagian sahamnya. Pusaka Citra adalah pemegang saham terbesar di perusahaan transportasi taksi tersebut.

BNI Setor Dividen Rp3,85 Triliun ke Pemegang Saham. Bisnis, JAKARTA — Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan besaran dividen sebesar 25% dari laba bersih perusahaan, senilai Rp3,85 triliun.

Selain itu, dalam RUPS Tahunan untuk tahun buku 2019 berlangsung di Jakarta, pada Kamis (20/2) juga menetapkan dari laba bersih perseroan tahun buku 2019 sebesar Rp15,38 triliun, 75% sisanya atau Rp11,54 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan.

Performa Indeks Bisnis-27: Bertahan pada Awal Tahun. Di tengah pelemahan pasar saham saat ini, kinerja indeks Bisnis-27 terbilang cukup baik. Ketika indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 5,89% sepanjang tahun berjalan, indeks Bisnis-27 mampu mengungguli kinerja IHSG dengan catatan -3,56%.

ADHI Incar Dana Segar Rp6 Triliun. Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) bakal menerbitkan saham baru atau rights issue untuk memenuhi kebutuhan pendaaan investasi sepanjang 2020—2024

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top