Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MNC Sekuritas: IHSG Belum Mampu Tembus 6.000, BoW INCO dan AKRA

Menutup perdagangan Kamis (13/2/2020), IHSG terdepresiasi 0,7 persen ke level 5.872, menembus support yang ditetapkan pada level 5.877.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  08:23 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, PEKANBARU -- MNC Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan atau IHSG bakal terkoreksi kembali pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (14/2/2020).

Menutup perdagangan Kamis (13/2/2020), IHSG terdepresiasi 0,7 persen ke level 5.872, menembus support yang ditetapkan pada level 5.877.

"Dengan demikian, IHSG membentuk skenario alternatif seperti apa yang telah kami perkirakan, di mana saat ini IHSG berada di wave [v] dari wave C," tulis Tim Riset MNC Sekuritas lewat riset harian, Jumat (14/2/2020).

Adapun MNC Sekuritas menetapkan target koreksi wave [v] pada area 5.720-5.800. Setelah wave [v] terkonfirmasi terbentuk, kemudian IHSG berpeluang bergerak menguat kembali ke atas level 6.000.

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan hari ini:

PT Vale Indonesia Tbk.

INCO - Buy on Weakness (3,180)

Selama INCO tidak terkoreksi di bawah 3,000, maka saat ini INCO sedang berada di wave [ii] dari wave C, dengan target koreksi berada di area 3,090-3,140. Setelah wave [ii] selesai terbentuk, maka INCO berpotensi menguat dalam jangka pendek.

Buy on Weakness: 3,090-3,140

Target Price: 3,350, 3,470

Stoploss: below 3,000

PT AKR Corporindo Tbk.

AKRA - Buy on Weakness (3,050)

Saat ini, AKRA sedang berada di akhir wave [c] dari wave Y dari wave (Y). Dimana koreksi AKRA kami perkirakan cenderung sudah terbatas, dengan target koreksi berada pada area 2,930-3,000. Setelah wave [c] terbentuk, maka AKRA berpeluang menguat dalam jangka pendek.

Buy on Weakness: 2,930-3,000

Target Price: 3,350, 3,600

Stoploss: below 2,700

PT Bank Central Asia Tbk.

BBCA - Sell on Strength (33,950)

Kami perkirakan saat ini posisi BBCA sudah berada di akhir wave B dari wave (4), dimana penguatan BBCA sudah cenderung terbatas. Selanjutnya, pergerakan BBCA rentan terkoreksi untuk membentuk wave C dari wave (4) dengan area 31,600 dan 30,500.

Sell on Strength: 34,100-34,575

PT Charoen Pokphand Tbk.

CPIN - Sell on Strength (6,150)

Posisi CPIN saat ini diperkirakan sedang berada di wave [c] dari wave Y dari wave (B), dimana CPIN rentan untuk terkoreksi kembali dengan target koreksi kami perkirakan berada di area 5,750 dan 5,550. 

Sell on Strength: 6,200-6,360

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top