Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Dolar AS Naik Tipis, Kurs Rupiah Bertahan Kuat

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mampu berlanjut pada perdagangan pagi ini, Rabu (12/2/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  08:58 WIB
Karyawan merapikan uang di cash center Bank BNI, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan merapikan uang di cash center Bank BNI, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mampu berlanjut pada perdagangan pagi ini, Rabu (12/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka di level Rp13.658 per dolar AS dengan apresiasi 17 poin atau 0,12 persen.

Pergerakan rupiah kemudian menyentuh level Rp13.659 per dolar AS dengan penguatan 16 poin atau 0,12 persen pada pukul 08.26 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (11/2/2020), nilai tukar rupiah berakhir di level Rp13.675 per dolar AS dengan penguatan 37 poin atau 0,27 persen, setelah terdepresiasi selama dua hari berturut-turut sebelumnya.

Penegasan peringkat atas surat utang Indonesia dari lembaga pemeringkat Moody's diperkirakan akan menopang pergerakan kurs rupiah pada perdagangan hari ini.

"Rupiah mendapatkan katalis positif seiring dengan peringkat surat utang Indonesia yang diberikan oleh lembaga pemeringkat Moody' Investor Service," ujar Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim melalui keterangan resmi, Selasa (11/2/2020).

Sebelumnya, Moody's memutuskan untuk mempertahankan peringkat utang Indonesia di kategori Baa2 dengan outlook stabil atau setara dengan level BBB.

Hal itu disebabkan oleh stabilnya tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia, rendahnya beban utang pemerintah, disiplin fiskal yang konsisten, dan penekanan stabilitas makroekonomi.

Di sisi lain, lanjut Ibrahim, pasar juga masih mengkhawatirkan penyebaran virus corona yang telah memakan korban jiwa lebih dari 1.000 orang akan semakin parah dan meluas.

“Nilai tukar rupiah diperkirakan akan menguat di kisaran Rp13.615 - Rp13.740 per dolar AS [pada perdagangan Rabu, 12/2)],” tuturnya.

Mata uang lainnya di Asia cenderung bergerak variatif terhadap dolar AS pada Rabu pagi, dengan baht Thailand terapresiasi 0,23 persen. Sebaliknya, won Korea Selatan melemah tipis 0,05 persen terhadap dolar AS pada pukul 08.30 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau naik tipis 0,04 persen atau 0,043 poin ke level 98,764 pukul 08.20 WIB, setelah berakhir terkoreksi 0,11 persen atau 0,111 poin ke posisi 98,721 pada Selasa (11/2/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah virus corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top