Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Lufthansa dan BMW Turun, Bursa Saham Jerman Ikut Terseret

Saham perusahaan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa serta dan produsen otomotif BMW, yang keduanya masing-masing turun sebesar 1,36 persen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  06:03 WIB
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, FRANKFURT – Rerata saham-saham Jerman ditutup melemah pada perdagangan Senin (10/2), dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt turun 0,15 persen atau 19,78 poin menjadi 13.494,03 poin.

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30 tercatat 14 saham membukukan kenaikan, 15 saham turun dan satu saham tak berubah.

Perusahaan pemasok komponen otomotif Continental kehilangan 1,63 persen, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa serta dan produsen otomotif BMW, yang keduanya masing-masing turun sebesar 1,36 persen.

Di sisi lain, perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terangkat 1,58 persen.

Disusul oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard yang menguat 0,86 persen, perusahaan asosiasi pengembanga perumahan Vonovia naik 0,84 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 189,7 juta euro (US$207 juta).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top