IHSG Menguat, BBRI & HMSP Jadi Penopang Utama Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat tipis 0,03 persen atau 1,57 poin ke level 5.988,71 pada pukul 09.10 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,02 persen atau 0,91 poin ke level 5.988,06.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  09:35 WIB
IHSG Menguat, BBRI & HMSP Jadi Penopang Utama Pagi Ini
Pengunjung memfoto layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya di hari perdagangan keempat berturut-turut pagi ini, Jumat (7/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat tipis 0,03 persen atau 1,57 poin ke level 5.988,71 pada pukul 09.10 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,02 persen atau 0,91 poin ke level 5.988,06.

Pada perdagangan Kamis (6/2/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 5.987,14 dengan penguatan 0,14 persen atau 8,64 poin.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak dalam kisaran 5.984,84-5.996,74.

Lima dari sembilan sektor terpantau bergerak di teritori positif pada awal perdagangan hari ini, dengan aneka industri mencatat penguatan terbesar hingga 0,39 persen. Empat sektor lainnya melemah, didorong oleh sektor pertanian yang turun 0,63 persen.

Sementara itu, sebanyak 93 saham menguat, 52 saham melemah, dan 531 saham stagnan dari 676 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang masing-masing menguat 0,22 persen dan 0,49 persen menjadi penopang utama atas penguatan IHSG di awal perdagangan hari ini.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan laju IHSG diperkirakan kembali menghijau setelah dalam beberapa perdagangan terakhir mengalami koreksi. Investor disebut telah mendapatkan  kepercayaan diri untuk kembali ke pasar saham. Pada penutupan perdagangan Kamis (6/2/2020) IHSG ditutup di level 5.987,14 menguat 0,14% atau naik 8,63 poin.

"Penutupan bursa pada perdagangan Kamis (6/2/2020) sudah mengonfirmasi pengujian support di level 5.940 selama 3 hari, jadi kita sudah welcome back uptrend," ujar William dalam riset yang dikutip Bisnis.com, Jumat (7/2/2020).

Tren penguatan di pasar modal juga tercermin dari aksi beli asing yang cukup besar dari total transaksi. Sebagai catatan, kemarin investor asing melakukan aksi beli sebesar Rp294,72 miliar.

William memperkirakan aksi beli asing terjadi karena valuasi saham-saham blue chips yang sebelumnya terpapar sentimen virus corona sudah bergerak ke level yang relatif murah sehingga menarik perhatian investoruntuk buy on weakness.

Di sisi lain, mayoritas bursa saham lainnya di Asia bergerak melemah. Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang turun masing-masing 0,28 persen dan 0,2 persen, sedangkan indeks Kospi melemah 0,82 persen.

 Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 melemah masing-masing 0,34 persen dan 0,65 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 0,72 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks BEI, IHSG

Editor : Hafiyyan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top