Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Eropa Pulih dari Aksi Jual

Indeks Stoxx Europe 600 mampu berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,8 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  05:38 WIB
Trader melihat monitor perdagangan saham di London. - Reuters
Trader melihat monitor perdagangan saham di London. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Saham perbankan dan barang-barang mewah memimpin pemulihan di bursa saham Eropa pada perdagangan Selasa (28/1/2020) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak potensial pada bisnis dari wabah coronavirus di China.

Indeks Stoxx Europe 600 mampu berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,8 persen. Seiring dengan sebagian besar indeks negara utama lainnya, indeks Stoxx telah kehilangan lebih dari 2 persen pada hari Senin yang telah menghapus kapitalisasi pasar sekitar 200 miliar euro.

Kinerja yang optimis mendorong saham Swedbank ke puncak indeks Stoxx Europe 600, sementara Virgin Money menguat menyusul pertumbuhan pinjaman yang lebih tinggi.

Bursa saham Italia ditutup melonjak 2,6 persen, didorong oleh sector perbankan yang melonjak hingga 2,5 persen.

Produsen barang mewah LVMH Burberry Group Plc, Kering, dan Moncler SpA, yang memperoleh sebagian dari permintaan mereka dari China, ditutup menguat setelah meluncur lebih dari 3 persen pada hari Senin.

Bahkan ketika jumlah korban dari wabah meningkat menjadi 106, Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya yakin akan menanggulangi wabah tersebut. Di Eropa, Jerman mengkonfirmasi kasus virus pertama setelah seorang pria berusia 33 tahun tertular oleh seorang kolega dari Shanghai yang mengunjungi tempat kerjanya.

"Kemarin hanyanya panic selling dan kemudian hari ini ada kesadaran bahwa segala sesuatu semakin buruk tetapi mereka tampaknya tidak menjadi semakin buruk secara eksponensial," kata David Madden, analis pasar di CMC Markets UK, seperti dikutip Reuters.

Tetapi David mencatat bahwa pasar saham hanya mengurangi pelemahan yang terjadi pada hari Senin, yang dapat diartikan bahwa para pelaku pasar tengah mencari penawaran jangka pendek dan short-covering.

Menahan penguatan indeks lebih lanjut, saham emiten teknologi bernilai di Eropa, SAP, ditutup turun 2,1 persen karena beberapa analis mencatat perlambatan pada pertumbuhan pendapatan layanan komputasi awan perusahaan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top