Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jakarta Islamic Index Ditutup Turun Tipis 0,01 Persen

Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) memperpanjang koreksinya pada perdagangan hari ini, Selasa (21/1/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  17:34 WIB
Jakarta Islamic Index.  - Bisnis.com
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) memperpanjang koreksinya pada perdagangan hari ini, Selasa (21/1/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII berakhir di level 687,82 dengan penurunan tipis 0,01 persen atau 0,08 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (20/1), pergerakan indeks syariah tersebut ditutup di level 687,9 dengan pelemahan 0,66 persen atau 4,6 poin.

Meski kembali terkoreksi, JII mampu mengikis sebagian besar pelemahannya ketika dibuka turun 1,46 poin atau 0,21 persen di posisi 686,44 pada Selasa (21/1) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 683,74-690,02.

Sebanyak 8 saham menguat, 19 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 3,09 persen dan 1,98 persen menjadi penekan utama JII.

Namun, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang masing-masing naik 2,10 persen dan 1,15 persen menjadi pendorong utama sekaligus membatasi pelemahan JII.

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.238,15 dengan koreksi 0,11 persen atau 6,89 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (20/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 6.245,04 dengan pelemahan 0,74 persen atau 46,61 poin.

Sebelum kembali berakhir di zona merah, indeks sempat bangkit ke zona hijau dengan dibuka naik 0,11 persen atau 6,95 poin di posisi 6.252 pada Selasa (21/1) pagi.

Level penutupan yang dibukukan hari ini adalah yang terendah sejak 8 Januari. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.226,06 – 6.257,88.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin pertanian (-1,98 persen) dan properti (-1,17 persen). Tiga sektor lainnya mampu menguat, dipimpin infrastruktur (+1,04 persen).

Adapun dari 675 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 144 saham menguat, 257 saham melemah, dan 274 saham stagnan.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 3,09 persen dan 1,37 persen menjadi penekan utama IHSG.

Di sisi lain, penguatan saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) masing-masing sebesar 2,10 persen dan 0,98 persen menjadi pendorong utama sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

CPIN

-3,09

UNTR

-1,98

BSDE

-5,14

JPFA

-5,71

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

TLKM

+2,10

BRPT

+1,15

ICBP

+0,86

ASII

+0,36

Sumber: Bloomberg

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks Syariah
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top