Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jakarta Islamic Index Melorot Lebih dari 1 Persen

Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Selasa (26/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 November 2019  |  17:57 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Selasa (26/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII berakhir melorot 1,45 persen atau 9,82 poin di level 666,16 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (25/11/2019), indeks syariah tersebut ditutup di level 675,98 dengan koreksi 0,54 persen atau 3,7 poin.

Sebelum melanjutkan pelemahannya, JII sempat bangkit ke zona hijau dengan dibuka naik 0,56 persen atau 3,78 poin di posisi 679,77 pada Senin (26/11) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 666,16-679,94.

Sebanyak 9 saham menguat, 18 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing turun 2,28 persen dan 2,31 persen menjadi penekan utama pelemahan JII pada akhir perdagangan.

Sementara itu, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup melemah 0,73 persen atau 44,57 poin di level 6.026,19 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (25/11), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 6.070,76 dengan koreksi 0,48 persen atau 29,48 poin, pelemahan hari ketiga berturut-turut sejak perdagangan Kamis (21/11).

Sebelum kembali berakhir tertekan di zona merah, indeks sempat bangkit ke zona hijau dengan dibuka naik 0,34 persen atau 20,48 poin di posisi 6.091,24 pada Selasa (26/11) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.026,19 – 6.096,66.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin pertanian (-1,95 persen) dan industri dasar (-1,85 persen). Satu-satunya sektor yang mampu membukukan kenaikan adalah finansial (+0,14 persen).

Dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 150 saham menguat, 248 saham melemah, dan 266 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 4,48 persen dan 2,28 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pada akhir perdagangan.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

KodePenurunan (persen)
TLKM-2,28
ASII-2,31
UNVR-1,37
CPIN-3,70

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:
KodeKenaikan (persen)
PTBA+5,20
BTPS+4,16
KLBF+0,99
WIKA+2,35

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks Syariah
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top