Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Saham Paling Cuan Perdagangan 18-22 November, TEBE Nomor Satu

Sejumlah saham mampu mengalami kenaikan harga terbesar meskipun IHSG mencatat penurunan sekitar 0,46 persen sepanjang periode 18-22 November 2019.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 November 2019  |  06:40 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham mampu mengalami kenaikan harga terbesar meskipun IHSG mencatat penurunan sekitar 0,46 persen sepanjang periode 18-22 November 2019.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Bisnis.com, Senin (25/11/2019), saham PT Dana Brata Luhur Tbk. memimpin puncak daftar saham yang mengalami lonjakan harga terbesar (top gainers) dengan kenaikan 63,93 persen menjadi Rp1.795 pekan lalu.

Saham emiten infrastruktur tambang bersandi TEBE itu resmi melantai di BEI pada 18 November 2019 dengan menawarkan 35 juta sahamnya ke publik. 

Di posisi kedua dan ketiga klasemen top gainers sepanjang pekan 18-22 November adalah saham PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) dan PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) yang melonjak 53,49 persen dan 50,42 persen masing-masing.

Adapun sejumlah saham lain berturut-turut mengikuti ketiga saham tersebut dengan membukukan lonjakan harga kurang dari 50 persen (lihat tabel).

Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh level 6.100,24 dengan pelemahan 0,46 persen pada penutupan perdagangan Jumat (22/11/2019) dari level penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Volume perdagangan saham sepanjang 18-22 November 2019 mencapai 44,88 miliar lembar saham, dengan nilai Rp31,22 triliun.

Perolehan nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode pekan sebelumnya (11-15 November 2019) yang mencapai Rp32,42 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 48,1 miliar lembar.

Tujuh dari 10 sektor pada indeks sektoral membukukan kinerja negatif sepanjang pekan lalu, dipimpin industri dasar (-2,75 persen) dan properti (-2,61 persen). Tiga sektor lainnya mampu menguat dipimpin oleh pertanian yang naik 1,83 persen.

Berikut adalah perincian 10 saham dengan kenaikan harga terbesar atau Top gainers periode 18-22 November 2019:

Saham

Harga Pekan Lalu (Rp)

Harga Pekan Sebelumnya (Rp)

Perubahan (persen)

PT Dana Brata Luhur Tbk

1795

1095

+63,93

PT Indonesian Tobacco Tbk

1650

1075

+53,49

PT Singaraja Putra Tbk

895

595

+50,42

PT Itama Ranoraya Tbk

630

450

+40,00

PT Pelangi Indah Canindo Tbk

4700

3530

+33,14

PT Arthavest Tbk

454

352

+28,98

PT Prima Cakrawala Abadi Tbk

2050

1595

+28,53

PT Alumindo Light Metal Industry Tbk

332

266

+24,81

PT Mas Mumi Indonesia Tbk

302

244

+23,77

PT Jaya Trishindo Tbk

180

148

+21,62

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top