Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Raup Rp1,09 Triliun, Laba Mayora Indah (MYOR) Turun Tipis

Penjualan bersih Mayora Indah pada Juli-September 2019 turun 9,68 persen secara tahunan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 29 Oktober 2019  |  10:51 WIB
Direktur Utama PT Mayora Indah Tbk. Andre Sukendra Atmadja (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Hendarta Atmadja (dari kiri), Komisaris Hermawan Lesmana dan Komisaris Gunawan Atmadja seusai paparan publik di Tangerang, Banten, Rabu (14/6). - JIBI/Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Mayora Indah Tbk. Andre Sukendra Atmadja (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Hendarta Atmadja (dari kiri), Komisaris Hermawan Lesmana dan Komisaris Gunawan Atmadja seusai paparan publik di Tangerang, Banten, Rabu (14/6). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mayora Indah Tbk. membukukan penjualan bersih Rp17,96 triliun sepanjang Januari-September 2019. Capaian itu tumbuh 3,51 persen secara tahunan.

Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III/2019, emiten bersandi saham MYOR itu membukukan kenaikan penjualan dari pasar lokal 4,04% secara tahunan menjadi Rp9,91 triliun.

Sementara itu, penjualan di pasar ekspor tumbuh 2,86% secara tahunan menjadi Rp8,06 triliun. Adapun, kenaikan retur penjualan terjaga di level 1,4% secara tahunan menjadi Rp9,43 miliar.

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada segmen makanan olahan yakni 6,23% secara tahunan menjadi Rp9,38 triliun, sedangkan segmen minuman olahan tumbuh 1,16% secara tahunan menjadi Rp9,25 triliun. Terdapat eliminasi sebesar Rp671,31 miliar.

Secara kuartalan, MYOR mengantongi penjualan bersih Rp5,9 triliun sepanjang Juli-September 2019. Nilai itu turun 9,68 persen dari Rp6,53 triliun pada kuartal III/2018.

Di sisi lain, beban pokok penjualan MYOR turun 2,69% secara tahunan menjadi Rp12,51 triliun per September 2018, sedangkan beban penjualan naik 17,53% menjadi Rp2,97 triliun. Kenaikan beban penjualan berasal dari kenaikan biaya iklan dan promosi sebesar 18,92% menjadi Rp2,48 triliun.

Terdapat rugi kurs mata uang asing sebesar Rp143,89 miliar, dari sebelumnya mengantongi laba kurs Rp294,04 miliar.

Dari situ, produsen Kopiko itu mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,09 triliun per kuartal III/2019. Raihan itu turun 0,37% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,1 triliun.

Jumlah aset perusahaan per 30 September 2019 sebesar Rp18,20 triliun, naik 3,45% dari jumlah aset per 31 Desember 2018 sebesar Rp17,59 triliun. Adapun, jumlah liabilitas sebesar Rp9,19 triliun dan ekuitas Rp9,01 triliun. 

Kinerja PT Mayora Indah Tbk. (Rp Miliar)

Indikator

Kinerja 9 Bulan 2018

Kinerja 9 Bulan 2019

Pertumbuhan Tahunan (%)

Penjualan bersih

17.349,92

17.959,32

3,51

Laba bersih 

1.100,06

1.095,99

-0,37

Lokal

9.526,15

9.911,35

4,04

Ekspor

7.833,07

8.057,39

2,86

Retur

9,30

9,43

1,40

Sumber: Laporan Keuangan per 30 September 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mayora indah kinerja emiten
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top