Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aturan IMEI Diteken Hari Ini, Saham ERAA Ngegas 12 Persen Pagi-pagi

Kabarnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan akan menandatanagani aturan itu hari ini di Gedung Kementerian Perindustrian.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  09:14 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar soal pemerintah yang akan meneken aturan International Mobile Equipment Indetity (IMEI) untuk memberantas ponsel ilegal atau black market (BM) membuat saham ERAA ngegas pagi-pagi.

Kabarnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan akan menandatanagani aturan itu hari ini di Gedung Kementerian Perindustrian.

Begitu pasar saham dibuka, harga saham PT Erajaya Swasembada Tbk.–ditributor gadget—langsung menanjak 12,1% pada perdagangan Jumat (18/10/2019) pukul 09.03 WIB ke level Rp1.900 per saham, dan sempat menyentuh harga Rp1.980 per saham.

Aturan soal IMEI sendiri baru akan berlaku setelah 6 bulan kemudian setelah Rancangan Peraturan Menteri ditandatangani oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.

Pasalnya, pemerintah perlu menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pemblokiran IMEI seperti identitas pelanggan, roaming dan lokal, proses pengelolaan data di Sistem Informasi Basis Data Nasional (SIBINA), dan lain-lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eraa erajaya swasembada
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top