IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat sebesar 0,72% atau sebesar 45.28 poin ke level 6.381,95.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 12 September 2019  |  07:08 WIB
IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (13/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (12/9/2019) ke level support dan resistance 6.350 hingga 6.425.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat sebesar 0,72% atau sebesar 45.28 poin ke level 6.381,95 yang ditopang sektor aneka industri dengan penguatan tertinggi yakni 3,09% dan properti sebesar 1,57%.

Di sisi lain, bursa saham Asia juga ditutup menguat yakni dengan indeks Nikkei yang menguat sebesar 0,96%, TOPIX menguat sebesar 1,65% dan HangSeng yang mengguat sebesar 1,78%.

Kompak dengan Bursa Asia, Bursa Eropa juga dibuka menguat dengan tiga indeks memimpin yakni Indeks Eurostoxx yang menguat sebesar 0,45%; indeks FTSE menguat 0,95% dan indeks DAX yang menguat 0,79%.

Dikutip dari hasil risetnya, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan penguatan tersebut cukup signifikan sehingga membawa optimisme pasar.

Fokus investor selanjutnya yakni laporan bulanan persediaan dan permintaan serta perkiraan produksi minyak mentah negara anggota organisasi pengekspor minyak mentah (OPEC). Data tersebut akan menjadi indikator yang menggambarkan kondisi harga minyak ke depan.

Pergerakan IHSG secara teknis, kata Lanjar, berada di titik break out resistance. Pada kondisi tersebut, dia menuturkan indikator stochastic bergerak positif dengan RSI yang cukup optimis pada momentum bullish.

Dengan demikian, dia memperkirakan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (12/9/2019) bakal menguat.

“Indikator Stochastic bergerak positif dengan RSI yang cenderung optimis pada momentum bullish sehingga kami perkiraan IHSG bergerak melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.350-6.425,” katanya.

Mengacu pada proyeksi tersebut, dia menyarankan agar investor mencermati saham-saham seperti LSIP, WSBP, WTON, CPIN, JPFA dan HMSP. Kemudian, saham lainnya seperti IMAS, WSKT, PTPP, LPCK, ADHI, WIKA, CTRA dan RALS pada perdagangan hari ini.

Cenderung Menguat

Senada, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan dalam hasil risetnya memperkirakan IHSG bakal menguat pada perdagangan selanjutnya.

IHSG, katanya, akan berada di titik support 1 dan 2 di level 6.347 dan 6.311. Sementara itu, titik resistance 1 IHSG ada di level 6.400 dan resistance 2 6.417.

Menurutnya, proyeksi tersebut mengacu pada analisis teknis yakni candlestick membentuk long white body ditutup di atas resistance moving average.

Selain itu, sentimen global bakal cukup positif sehingga mendorong penguatan. Atas proyeksi tersebut, dia merekomendasikan saham-saham, seperti BBNI, INKP dan WIKA.

“Sentimen global yang cukup positif diperkirakan masih akan menjadi faktor pendorong,” katanya.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya dalam hasil risetnya memperkirakan IHSG menguat dan akan berada di rentang 6.296 hingga 6.448.

Dari sisi teknis, dia menyebut IHSG masih berusaha untuk keluar dari fase konsolidasi guna memanfaatkan momentum koreksi. Menurutnya, dalam jangka panjang IHSG akan berada di titik uptrend begitu pula dengan capital inflow yang menunjukkan minat besar investor terhadap pasar modal Indonesia.

Atas proyeksi tersebut, saham seperti BBCA, BBNI, JSMR, BMRI, BBRI dan TLKM bisa menjadi perhatian. Saham lain seperti HMSP, UNVR, GGRM dan ICBP juga patut dicermati pada perdagangan Kamis (12/9/2019).

"IHSG masih terlihat berusaha untuk keluar dari fase konsolidasi wajarnya, memanfaatkan momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, rekomendasi saham

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top