NAVIGASI PASAR: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas di Level 6.200 hingga 6.327.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (27/8/2019) berpotensi menguat terbatas ke kisaran 6200 hingga 6327.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  06:52 WIB
NAVIGASI PASAR: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas di Level 6.200 hingga 6.327.
REKOMENDASI SAHAM 9 Juni: IHSG Bakal Rebound Papan elektronik menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan. JIBI - Dwi Prasetya

Bisnis, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (27/8/2019) berpotensi menguat terbatas ke kisaran 6.200 hingga 6.327.

Dalam hasil risetnya, analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan IHSG pada perdagangan Selasa (27/8/2019) bakal berupaya untuk rebound setelah melemah pada perdagangan sebelumnya. 

Adapun, pada perdagangan Senin (26/8/2019), IHSG melemah 41,09 poin ke level 6214.51 akibat terpuruknya mayoritas indeks sektoral. Penurunan terbesar dialami sektor keuangan dengan 0,96% dan sektor properti sebesar 0,95%. Sementara itu, sektor pertanian dan niaga justru menguat dengan bobot penguatan sebesar 0,99% dan 0,19% secara berturut-turut. 

Memanasnya perang dagang China-AS disinyalir sebagai penyebab merosotnya IHSG pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, bursa saham Asia memerah dengan Indeks Nikkei yang turun 2,17%, TOPIX turun 1,61%, HangSeng turun 1,92% dan Shanghai turun 1,44%. 

Hal itu juga menyebabkan asing berhati-hati terhadap aset di negara berkembang. Ketakutan investor pun tercermin pada aksi jual bersih sebesar Rp904.49 miliar dengan saham TLKM, POWR dan BMRI menjadi top net sell value.

Kendati demikian, data pertumbuhan ekonomi Jerman dan kelanjutan perang dagang China-AS bakal mempengaruhi kinerja IHSG pada perdagangan Selasa (27/8/2019). Secara teknis, pergerakan IHSG menunjukkan tren false break bearish dengan stochastic menuju oversold. Lalu, candlestick membentuk bullish counter attack  dan indikato RSI bullish reversal pada indikasi whipsaw di rata-rata momentum 14 hari. 

Oleh karena itu, IHSG masih berpeluang menguat terbatas. Atas proyeksi tersebut, dia merekomendasikan agar investor mencermati beberapa saham seperti SSMS, LSIP, WTON, HMSP, BBRI, BBNI, BMRI, PGAS, ADRO, INCO, MNCN, UNTR, ERAA.

Dari hasil riset, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan support pertama dan kedua 6.116,66 hingga 6.119,47. Sementara itu, titik resistance pertama dan kedua di kisaran 6283,6 hingga 6319,44. 

Berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Lalu, terlihat pola white bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area level resistance terdekat.

Oleh karena itu, beberapa saham yang bisa dikoleksi yakni ADHI, BBNI, BBTN, CTRA, PTPP dan WSKT pada perdagangan hari ini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top