Kuartal IV/2019, Victoria Sekuritas Boyong 2 Perusahaan Melantai di BEI

Victoria Sekuritas Indonesia mengantongi mandat dari dua calon emiten yang bergerak di sektor infrastruktur tambang dan properti dengan rencana listing pada kuartal IV/2019.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  08:50 WIB
Kuartal IV/2019, Victoria Sekuritas Boyong 2 Perusahaan Melantai di BEI
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA --Victoria Sekuritas tengah dalam proses untuk membawa 2 perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia lewat penawaran umum saham perdana (initial public offering).

Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia Wisnu Widodo mengungkapkan, calon emiten tersebut bergerak di sektor infrastruktur tambang dan properti dengan rencana listing pada kuartal IV/2019.

Selain itu, pipeline untuk penerbitan obligasi terdapat 1 proyek dan penerbitan medium term notes (MTN) atau negotiable certificate of deposit (NCD) sebanyak 2 proyek.

“IPO obligasi pada sektor perbankan juga di kuartal IV/2019,” kata Wisnu kepada Bisnis.com, pekan lalu.

Selain dari segmen penjaminan emisi, Wisnu menegaskan, kenaikan pendapatan Victoria Sekuritas Indonesia pada semester I/2019 telah disumbang oleh pemasukan dari bisnis brokerage dan pendapatan bunga yang lebih baik pada paruh pertama tahun ini ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya

Victoria Sekuritas Indonesia mencatatkan penurunan laba sebesar 28,86% menjadi Rp4,88 miliar selama paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan Rp6,86 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kendati demikian, berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, anggota bursa dengan kode MI tersebut mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 7,18% menjadi Rp18,35 miliar dari sebelumnya Rp17,12 miliar.

Wisnu menyampaikan, bisnis underwriting masih menjadi penopang utama bisnis perseroan selama semester I/2019.

“Dari bisnis underwriting masih sebagai penopang utama bisnis pada Victoria Sekuritas Indonesia, di mana 5 proyek telah berhasil diselesaikan pada semester I/2019,” kata Wisnu.

Dirinya menjelaskan, proyek yang telah diselesaikan tersebut di antaranya melalui menakisme penerbitan efek lewat IPO saham, IPO obligasi, dan arranger pada beberapa penerbitan NCD dan MTN.

Pada waktu bersamaan, perseroan juga tengah melakukan proses untuk IPO saham, obligasi, dan kegiatan jasa advisory yang kini telah masuk ke dalam pipeline binis underwriting perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, ipo

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top