Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EMITEN ROKOK: Semester I/2019, Laba Gudang Garam (GGRM) Capai Rp4,28 Triliun

PT Gudang Garam Tbk. mengantongi pendapatan senilai Rp52,74 triliun pada semester I/2019, naik 16,42% dari semester I/2018 senilai Rp45,31 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  09:28 WIB
Jajaran direksi PT. Gudang Garam Tbk. Heru Budiman (kedua kanan), bersama Slamet Budiono (kanan), Herry Susianto (kiri), dan Istata Taswin Siddharta (kedua kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers RUPS, di Kediri, Jawa Timur, Rabu (26/6/2019). - ANTARA/Prasetia Fauzani
Jajaran direksi PT. Gudang Garam Tbk. Heru Budiman (kedua kanan), bersama Slamet Budiono (kanan), Herry Susianto (kiri), dan Istata Taswin Siddharta (kedua kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers RUPS, di Kediri, Jawa Timur, Rabu (26/6/2019). - ANTARA/Prasetia Fauzani

Bisnis.com, JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk. mengantongi pendapatan senilai Rp52,74 triliun pada semester I/2019, naik 16,42% dari semester I/2018 senilai Rp45,31 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019 yang dipublikasikan Rabu (31/7/2019), perusahaan rokok ini mencatatkan beban pokok penjualan naik 17,82% menjadi Rp42,79 triliun. Sementara itu, perseroan membukukan laba kotor Rp9,96 triliun atau tumbuh 10,79% secara tahunan.

Emiten dengan kode saham GGRM ini, memperoleh pendapatan lainnya sebesar Rp90,77 miliar atau naik 50,23% secara tahunan, beban usaha Rp4,05 triliun, beban lainnya Rp15,64 miliar. Serta rugi kurs Rp10,19 miliar, dari sebelumnya memperoleh laba kurs Rp36,44 miliar.

Dengan raihan tersebut, Gudang Garam mengantongi laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp4,28 triliun pada semester I/2019, naik 20,43% dari semester I/2018 senilai Rp3,55 triliun.

Jumlah aset perseroan per 30 Juni 2019 sebesar Rp66,70 triliun, turun dari jumlah aset per 31 Desember 2018 senilai Rp69,10 triliun. Jumlah liabilitas Rp22,29 triliun dan ekuitas Rp44,41 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten gudang garam
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top