JII Berbalik Melemah Pagi Ini, UNVR & ICBP Jadi Penekan Utama

JII melemah 0,59 persen atau 4,03 poin ke level 677,23 pada pukul 09.47 WIB, meskipun sempat dibuka rebound dengan penguatan 0,1 persen atau 0,65 poin ke level 681,90.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  10:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tergelincir pada awal perdagangan hari ini, Senin (29/7/2019).

JII melemah 0,59 persen atau 4,03 poin ke level 677,23 pada pukul 09.47 WIB, meskipun sempat dibuka rebound dengan penguatan 0,1 persen atau 0,65 poin ke level 681,90.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu (26/7), JII ditutup merosot tajam 1,84 persen atau 12,77 poin ke level 681,26. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak pada kisaran 676,11 – 683,34.

Sebanyak 10 saham menguat, 17 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang masing-masing turun 2,68 persen dan 3,31 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dan melemah 0,48 persen atau 30,12 poin ke level 6.295,11 pada pukul 09.46 WIB, meskipun dibuka rebound dengan penguatan 0,18 persen atau 11,61 poin ke level 6.336,84.

IHSG mampu rebound setelah pada perdagangan Jumat (26/7), IHSG ditutup merosot 1,19 persen atau 76,13 poin ke level 6.325,24.

Sebanyak 115 saham bergerak menguat, 192 saham melemah, dan 345 saham stagnan dari 652 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 2,68 persen dan 2,06 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pada pukul 09.47 WIB.

Saham-saham syariah yang melemah (pukul 09.47 WIB)
KodePergerakan (persen)

UNVR

-2,68

ICBP

-3,31

UNTR

-1,79

CPIN

-1,46

Saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

ASII

+0,71

INDF

+1,12

SMGR

+0,6

EXCL

+0,95

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top