Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang Sukuk Hari Ini Kumpulkan Penawaran Masuk yang Lebih Rendah

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko, Selasa (23/7/2019), dari enam seri yang dilelang hari ini, Pemerintah tetap bakal menarik Rp8 triliun sesuai dengan target. Meskipun, penawaran yang masuk menyentuh Rp16,48 triliun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  21:50 WIB
 Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Lelang sukuk negara yang digelar pada Selasa (23/7/2019) ternyata hanya mampu menarik penawaran sebesar Rp16,48 triliun atau lebih rendah dari penawaran masuk pada lelang awal Juli 2019 dengan Rp36,43 triliun.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko, Selasa (23/7/2019), dari enam seri yang dilelang hari ini, Pemerintah tetap bakal menarik Rp8 triliun sesuai dengan target. Meskipun, penawaran yang masuk menyentuh Rp16,48 triliun.

Keenam seri yang dilelang menawarkan imbalan beragam mulai dari diskonto hingga 8,625 persen. Perinciannya, untuk seri SPN-S10012020, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan yakni 6,01 persen dengan jumlah nominal Rp1,5 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 10 Januari 2020 itu alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 50 persen dari jumlah yang dimenangkan.

Lima seri lainnya merupakan seri PBS yakni pertama, PBS014 yang mendapatkan yield rata-rata tertimbang sebesar 6,46 persen, imbalan 6,5 persen dan jatuh tempo pada 15 Mei 2021. Seri ini mencetak jumlah nominal sebesar Rp4,6 triliun.

Kedua, seri PBS019 menawarkan imbalan 8,25 persen dan jatuh tempo pada 15 September 2023 dengan yield rata-rata tertimbang sebesar 6,9 persen. Seri ini mendapatkan jumlah nominal Rp1,5 triliun atau sama dengan seri SPN.

Ketiga, seri PBS021 menawarkan imbalan 8,5 persen dan jatuh tempo pada 15 April 2026 dengan yield rata-rata tertimbang sebesar 7,27 persen. Melalui seri ini, didapatkan jumlah nominal sebesar Rp150 miliar.

Keempat, seri PBS022 menawarkan imbalan 8,625 persen dan jatuh tempo pada 15 April 2034 dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,8 persen. Dari seri ini diperoleh jumlah nominal senesar Rp50 miliar.

Kelima, seri PBS015 dengan imbalan 8 persen dan jatuh tempo pada 15 Juli 2047. Seri ini mendapat yield rata-rata tertimbang sebesar 8,25 persen. Sayangnya, kendati menawarkan tenor paling panjang, seri ini hanya mendapatkan Rp200 miliar dalam lelang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sukuk
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top