Kurs Tengah Melemah 42 Poin, Rupiah Lebih Beruntung Ketimbang Rupee

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (5/7/2019) di level Rp14.148 per dolar AS, melemah 42 poin atau 0,3 persen dari posisi Rp14.106 pada Kamis (4/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  11:55 WIB
Kurs Tengah Melemah 42 Poin, Rupiah Lebih Beruntung Ketimbang Rupee
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (5/7/2019) di level Rp14.148 per dolar AS, melemah 42 poin atau 0,3 persen dari posisi Rp14.106 pada Kamis (4/7/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.219 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.077 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah tipis 7 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.142 per dolar AS pada pukul 10.25 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (4/7), rupiah terdepresiasi 0,11 persen atau 15 poin dan berakhir di level Rp14.142 per dolar AS.

Pelemahan nilai tukar rupiah mulai berlanjut dengan dibuka terdepresiasi 0,06 persen atau 8 poin di level Rp14.143 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.140-Rp14.150 per dolar AS.

Sejalan dengan rupiah, mayoritas nilai tukar mata uang di Asia ikut melemah di kisaran tipis terhadap dolar AS, dipimpin rupee India yang turun 0,21 persen ke level 68,6512 per dolar AS pukul 11.02 WIB.

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS

Mata uang

Kurs

Pergerakan (persen)

Rupee India

68,6512

-0,21

Won Korea Selatan

1,170,35

-0,14

Baht Thailand

30,716

-0,11

Yuan Offshore China

6,8811

-0,1

Peso Filipina

51,159

-0,07

Rupiah

14.142

-0,05

Ringgit Malaysia

4,1350

-0,05

Dolar Hong Kong

7,7903

-0,04

Dolar Taiwan

31,110

-0,04

Yuan Onshore China

6,8737

-0,03

Yen Jepang

107,85

-0,03

Dolar Singapura

1,3560

+0,01

Mayoritas mata uang di Asia melemah terhadap dolar AS, dipimpin rupee India dan won Korea Selatan, saat investor mengambil posisi menjelang rilis data nonfarm payroll AS pada hari ini waktu setempat.

Pada Selasa (3/7), pemerintahan Presiden Moon Jae-in mengumumkan perubahan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tahun ini akibat tekanan dari pelemahan sektor teknologi dan ketegangan perang dagang yang terus berlanjut.

Melalui pengumuman kebijakan pertengan tahun, Kementerian Keuangan Korea Selatan memangkas 0,2 poin persentase dari proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 yang sebelumnya ditetapkan sebesar 2,5 persen menjadi 2,4 persen .

“Prospek pertumbuhan yang berkelanjutan lesu dan meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga dapat membebani won, meskipun pergerakan harga hari ini tak signifikan menjelang laporan payroll,” ujar Frances Cheung, kepala strategi makro Asia di Westpac, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau turun 0,019 poin atau 0,02 persen ke level 96,749 pada pukul 10.53 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan indeks sebelumnya dibuka melemah tipis 0,047 poin atau 0,05 persen di level 96,721, setelah hanya bergerak flat pada perdagangan Kamis (4/7).

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

Tanggal

Kurs

5 Juli

14.148

4 Juli

14.106

3 Juli

14.160

2 Juli

14.140

1 Juli

14.117

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia, kurs tengah bi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top