Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Lanjutkan Penguatan Pagi Ini Pascaputusan Sidang MK

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,26 persen atau 16,24 poin ke level 6.368,95 pada pukul 09.14 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,23 persen atau 14,31 poin di posisi 6.367,02.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  09:39 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Jumat (28/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,26 persen atau 16,24 poin ke level 6.368,95 pada pukul 09.14 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,23 persen atau 14,31 poin di posisi 6.367,02.

IHSG melanjutkan penguatannya setelah pada akhir perdagangan kemarin, Kamis (27/6), IHSG ditutup rebound 0,67 persen atau 42,22 poin ke level 6.352,71.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau pagi ini, didorong oleh sektor infrastruktur yang menguat 0,68 persen, disusul sektor finansial dengan penguatan 0,49 persen.

Di sisi lain, empat sektor melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor tambang yang menguat 0,28 persen, disusul industri dasar yang naik 0,25 persen.

Dari 637 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 138 saham di antaranya menguat, sedangkan 60 saham melemah, dan 439 saham lainnya stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing menguat 1,22 persen dan 0,59 persen menjadi penopang utama penguatan IHSG pada pagi ini.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan secara year-to-date IHSG masih mencatat penguatan sejak awal tahun hingga hari terakhir perdagangan pada semester pertama tahun ini.

Hal ini ditopang oleh arus capital inflow serta stabilnya fundamental perekonomian kita, tentunya ini menjadi faktor positif dan pertimbangan untuk selalu meanfaatkan peluang koreksi wajar sebagai momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

“Mengingat kondisi dan pergerakan IHSG masih berada dalam jalur uptrend, hari ini peluang naik masih terlihat pada pergerakan IHSG,” ungkap William kepada Bisnis.com, Jumat (28/6/2019).     

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,24 persen atau 1,33 poin ke level 561,76  setelah dibuka menguat 0,28 persen atau 1,60 poin ke level 562,03.

Di sisi lain, mayoritas bursa saham Asia melemah, dengan indeks Topix dan Nikkei 225 turun masing-masing 0,27 persen dan 0,43 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 0,49 persen.

Sementara itu, indeks Shanghai Composite melemah 0,47 persen, CSI 300 turun 0,26 persen, dan indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,26 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top