Penjualan Mobil Merosot, Harga Karet di Bursa Shanghai Selip

Harga karet di bursa Shanghai tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (12/6/2019), mematahkan reli kenaikan yang mampu dibukukan empat hari beruntun sebelumnya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  15:45 WIB
Penjualan Mobil Merosot, Harga Karet di Bursa Shanghai Selip
Pekerja menjemur lembaran karet. - Bloomberg/Dario Pignatelli

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet di bursa Shanghai tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (12/6/2019), mematahkan reli kenaikan yang mampu dibukukan empat hari beruntun sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif September 2019 di Shanghai Futures Exchange ditutup turun 50 poin atau 0,41 persen di level 12.295 yuan per ton dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (11/6/2019), harga karet di Shanghai masih mampu naik 15 poin atau 0,12 persen dan berakhir di level 12.345, kenaikan hari keempat.

Dilansir dari Bloomberg, harga karet di Shanghai tergelincir setelah data menunjukkan penurunan penjualan mobil di China dan India, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa tingkat permintaan dapat melemah untuk komoditas bahan pembuatan ban ini.

China Passenger Car Association pada Selasa (11/6) melaporkan penjualan ritel sedan, kendaraan sport, minivan, dan kendaraan multiguna (MPV) merosot 12,5 persen menjadi 1,61 juta unit pada Mei.

Penurunan tersebut mengikuti penurunan sebesar 16,6 persen pada April dan penurunan sebesar 12 persen pada Maret.

Adapun di India, penjualan kendaraan penumpang domestik anjlok 20,5 persen pada Mei dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut data Society of Indian Automobile Manufacturers.

Turut membebani harga karet, harga minyak acuan global Brent untuk kontrak Agustus 2019 hari ini terpantau merosot 1,77 persen atau 1,10 poin ke level US$61,19 per barel pukul 14.52 WIB.

Adapun minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2019 melorot 1,90 persen atau 1,01 poin ke level US$52,26 per barel.

Berbanding terbalik dengan karet Shanghai, harga karet untuk kontrak teraktif November 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup di zona hijau dengan kenaikan 0,15 persen atau 0,30 poin di level 204,90 yen per kg.

Pergerakan Harga Karet Kontrak September 2019 di Shanghai

Tanggal                              

Harga (Yen/Kg)              

Perubahan (persen)

12/6/2019

12.295

-0,41

11/6/2019

12.345

+0,12

10/6/2019

12.330

+1,82

6/6/2019

12.110

+0,71

5/6/2019

12.025

+1,22

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top