Sentimen Domestik Masih Pengaruhi Gerak Indeks, IHSG Rebound di Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat 0,87 persen atau 51,51 poin ke level 5.991,15 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,07 persen atau 4,40 poin ke level 5.944,03.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  09:45 WIB
Sentimen Domestik Masih Pengaruhi Gerak Indeks, IHSG Rebound di Awal Perdagangan
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Kamis (23/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat 0,87 persen atau 51,51 poin ke level 5.991,15 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,07 persen atau 4,40 poin ke level 5.944,03.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 5.942,17– 5.994,65. Adapun pada perdagangan Rabu (22/5), IHSG ditutup melemah 0,2 persen atau 11,74 poin ke level 5.939,64.

Dari 633 saham yang diperdagangkan, 121 saham di antaranya menguat, sedangkan 34 saham melemah, dan 478 saham lainnya stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing menguat 1,59 persen dan 0,64 persen menjadi pendorong utama pergerakan IHSG di zona hijau pagi ini.

Seluruh sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini, dipimpin sektor infrastruktur yang menguat 1,88 persen, disusul sektor tambang yang naik 0,81 persen dan industri dasar yan gmenguat 0,73 persen.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 terpantau menguat 0,83 persen atau 4,23 poin ke level 517,35, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,13 persen atau 0,69 poin ke level 513,81.

Adapun indeks saham lainnya di Asia bergerak mayoritas melemah, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 yang turun masing-masing 0,65 persen dan 0,95 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 1,08 persen.

Director Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengungkapkan pergerakan IHSG masih dipengaruhi keputusan rekapitulasi perhitungan suara pemilihan presiden 2019 yang dapat memberikan kenyamanan bagi investor untuk kembali masuk ke  dalam pasar modal.

“Tentunya hal ini juga turut ditunjang oleh sisi fundamental perekonomian kita yang kuat sehingga pertumbuhan ekonomi juga terjaga dengan baik hingga saat ini,” menurut William dalam riset yang diterima Bisnis.com, Kamis (23/5).

William melanjutkan, rilis data perkonomian tentang penjualan roda dua juga akan turut mewarnai pola gerak IHSG hari ini.

“Hari ni IHSG berpotensi naik,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top