Libur Lebaran, Ancol (PJAA) Proyeksi Kenaikan Kunjungan hingga 10 Persen

Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memproyeksikan pertumbuhan kunjungan saat Lebaran bakal mencapai 10%.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  17:10 WIB
Libur Lebaran, Ancol (PJAA) Proyeksi Kenaikan Kunjungan hingga 10 Persen
Pengunjung memadati jembatan cinta di Pantai Ancol, Jakarta, Selasa (1/1/2019). - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten pariwisata, PT Pembangun  Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memproyeksikan pertumbuhan kunjungan saat Lebaran bakal mencapai 10%.

Sekretaris Perusahaan PJAA, Agung Praptono mengungkapkan, tren kunjungan biasanya meningkatkan pada saat hari libur, terutama ketika Lebaran dan libur sekolah. Menurutnya, jumlah kunjungan berpotensi melampaui 10% dari bulan-bulan sebelumnya.

"Harapan kami, bisa lebih besar dari 5%-10% karena kami telah ada beberapa wahana baru," katanya saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (22/5/2019).

Adapun beberapa wahana baru yang siap berkontribusi dan meningkatkan daya tarik pengunjung antara lain Dunia Kartun, wahana baling-baling, Atlantis Water Adventures, kerayaan penguin dan kolam piranha.

Agung menambahkan, PJAA masih mengandalkan sektor rekreasi dibandingkan properti. Menurutnya, sektor properti masih belum bisa diandalkan pada tahun ini mengingat masih melambatnya demand di sektor tersebut.

Mengutip laporan keuangan kuartal I/2019, pendapatan usaha yang dikantongi oleh PJAA senilai Rp266,64 miliar, turun 4,63% dari posisi Rp279,61 miliar pada kuartal I/2018. 

Pendapatan perseroan berasal dari 4 segmen yakni real estat, tiket, hotel & restoran dan pendapatan usaha lainnya masing-masing senilai Rp908,81 juta, Rp190 miliar, Rp15,8 miliar dan Rp60,53 miliar.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I/2019 senilai Rp10,11 miliar, anjlok dari posisi Rp39,82 miliar pada kuartal I/2018. Selain karena penurunan penjualan, PJAA juga mengalami penaikan beban penjualan dan beban keuangan.

Adapun nilai beban penjualan dan beban keuangan per kuartal I/2019 masing-masing Rp16,02 miliar dan Rp19,48 miliar, naik 87,36% dan 22,36% year on year. Penaikan beban keuangan karena adanya peningkatan bunga obligasi hingga Rp12,3 miliar.

Wakil Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali menambahkan, sejumlah wahana baru tersebut akan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.

Sahir menuturkan, proyek pembangunan wahan tersebut dilakukan sejak akhir 2018 dan kini telah memasuki tahap 90% dan ditargetkan pada pertengahan tahun ini sudah dibuka. Dari sisi harga tiket masuk, katanya, perseroan tidak menaikkan harga tiket. Di sisi lain, perseroan akan menggelar orchestra di Pantai Ancol saat Lebaran dan juga akan menghadirkan artis Ibu Kota dan penyanyi legendaris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ancol, kinerja emiten

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top