24 Saham Tertekan, Jakarta Islamic Index Melemah 1,08 Persen

Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada perdagangan pagi ini, Selasa (14/5/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Mei 2019  |  10:35 WIB
24 Saham Tertekan, Jakarta Islamic Index Melemah 1,08 Persen
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada perdagangan pagi ini, Selasa (14/5/2019).

JII melemah 1,08 persen atau 6,95 poin ke level 639,43 pada pukul 10.03 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 1,34 persen atau 8,67 poin di posisi 637,71.

Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 632,22-642,49. Adapun pada perdagangan Senin (13/5), JII berakhir anjlok 2,07 persen atau 13,68 poin di level 646,38.

Sebanyak 4 saham menguat, 24 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan. Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang masing-masing turun 1,38 persen dan 3,31 persen menjadi penekan utama pelemahan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya. Pada pukul 10.02 WIB, IHSG melorot 1,02 persen atau 62,62 poin ke level 6.072,78 setelah dibuka dengan pelemahan 0,88 persen atau 53,99 poin di posisi 6.081,4.

Sebanyak 81 saham bergerak menguat, 224 saham bergerak melemah, dan 327 saham stagnan dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 1,46 persen dan 1,43 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini (pukul 10.03 WIB)

SahamPerubahan (persen)

UNVR

-1,38

CPIN

-3,31

ASII

-0,71

ICBP

-1,30

Saham-saham syariah yang menguat pagi ini

SahamPerubahan (persen)

UNTR

+1,08

TPIA

+0,47

INTP

+0,52

BSDE

+0,83

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top