Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Melemah di AKhir Sesi I, 198 Saham Jadi Penekan

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 0,4 persen atau 26,09 poin ke level 6.436,73 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,04 persen atau 2,56 poin ke level 6.460,26.
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (24/4/2019) di Bursa Efek Indonesia (IDX).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 0,4 persen atau 26,09 poin ke level 6.436,73 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,04 persen atau 2,56 poin ke level 6.460,26.

Adapun pada perdagangan Selasa (23/4), IHSG ditutup rebound dengan penguatan 0,75 persen atau 48,08 poin di level 6.462,82. Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, IHSG bergerak di level 6.434,42 – 6.472,53.

Delapan dari sembilan indeks sektoral menetap di zona merah, didorong sektor pertanian yang melemah 1,84 persen dan industri dasar yang melemah 1,78 persen. Di sisi lain, sektor perdagangan menguat 0,8 persen.

Sebanyak 165 saham menguat, 198 saham melemah, dan 269 saham stagnan dari 632 saham yang diperdagangkan hari ini.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang masing-masing melemah 6,2 persen dan 1,3 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG siang ini.

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak cenderung melemah dalam jangka waktu menengah.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan IHSG  berpeluang kembali menguat menguji psikologis kelevel 6.500 pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.394-6.500.

Dia menjelaskan secara teknikal IHSG kembali bergerak menguji MA50 dikisaran level 6.460an setelah mengalami false break bearish trend. Indikator stochastic masih mengarah pada pergerakan bearish pada area middle oscillator menuju oversold.

Sejalan dengan IHSG, indeks saham lainnya di kawasan Asia bergerak melemah siang ini, di antaranya indeks Nikkei 225 dan Topix yang turnu masing-masing 0,58 persen dan 0,27 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 0,46 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper