Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perdagangan Perdana, Saham Meta Epsi (MTPS) Meroket 50 Persen

Saham PT Meta Epsi Tbk. bergerak menguat 160 poin atau 50% pada pembukaan perdagangan perdananya, Rabu (10/4/2019).
Direksi PT Meta Epsi Tbk. dan Direksi BEI membuka perdagangan saham di BEI, Rabu (10/4/2019). Bisnis/M. Nurhadi Pratomo
Direksi PT Meta Epsi Tbk. dan Direksi BEI membuka perdagangan saham di BEI, Rabu (10/4/2019). Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Meta Epsi Tbk. bergerak menguat 160 poin atau 50% pada pembukaan perdagangan perdananya, Rabu (10/4/2019).

Berdasarkan pantauan melalui Bloomberg, harga saham emiten berkode MTPS langsung melesat 160 poin ke level Rp480. Posisi itu menguat 50% dari Rp320 per saham.

Dengan demikian, saham MTPS langsung menyentuh level auto reject atas. 

Seperti diketahui, MTPS resmi melakukan pencatatan saham perdana di IDX dengan harga pelaksanaan Rp320 per saham pada, Rabu (10/4/2019),  MTPS melepas 30% saham atau setara dengan 625 juta lembar.

Selanjutnya, MTPS juga akan menerbitkan Waran Seri I yang juga mulai diperdangkan bersamaan dengan pencatatan saham perdana di IDX atau BEI. Emiten yang bergerak di bidang EPC itu menerbitkan 500 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp400.

Adapun, rasio saham dengan Waran Seri I yakni 10:8. Artinya, setiap pemegang 10 saham baru akan memperoleh 8 Waran Seri I.

Manajemen MTPS mengatakan dana Rp200 miliar yang dihimpun dari IPO akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat modal kerja perseroan. Hal itu khususnya untuk proyek-proyek yang tengah dikerjakan perseroan.

MTPS bergerak di bidang jasa engineering, procurement, and construction (EPC). Komposisi pemegang saham setelah IPO yakni PT Anugerah Perkasa Semesta 34,26%, PT Central Energi Pratama 35,74%, dan publik 30%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Riendy Astria
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper