Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA 2018 : Toba Pulp Lestari (INRU) Cetak Penjualan US$121,22 Juta

Emiten pulp dan kertas, PT Toba Pulp Lestari Tbk. mencatatkan penjualan bersih turun 2,13% secara tahunan menjadi US$121,22 juta pada 2018.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  10:11 WIB
KINERJA 2018 : Toba Pulp Lestari (INRU) Cetak Penjualan US$121,22 Juta
Pabrik pt Toba Pulp Lestari - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pulp dan kertas, PT Toba Pulp Lestari Tbk. mencatatkan penjualan bersih turun 2,13% secara tahunan menjadi US$121,22 juta pada 2018.

Berdasarkan laporan keuangan PT Toba Pulp Lestari Tbk.  2018 audited, penjualan ke China memberikan kontribusi 85,70% terhadap penjualan, diikuti Bangladesh sebesar 11,01%, dan India sebesar 3,29%.

Beban pokok penjualan tercatat US$104,60 juta atau turun 1,51% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar US$106,20 juta. Begitu pula, beban penjualan turun 26,84% menjadi US$2,22 juta.

Adapun, beban umum dan administrasi US$9,67 juta, penghapusan tanaman belum menghasilkan US$5,36 juta atau naik signifikan dari tahun sebelumnya sebesar US$315.000, beban bunga dan beban pendanaan lainnya US$7,17 juta naik 29,11% secara tahunan.

Emiten dengan kode saham INRU ini juga mencatatkan kerugian kurs mata uang asing sebesar US$202.000, naik 62,90% dari tahun sebelumnya sebesar US$124.000.

Dengan demikian, laba bersih perseroan pada 2018 tercatat US$3,94 juta, turun signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar US$28,46 juta.

Total aset perseroan per 31 Desember 2018 sebesar US$411,23 juta, naik 20,93% secara tahunan. Adapun, total liabilitas dan ekuitas masing-masing sebesar US$241,05 juta dan US$170,18 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toba pulp
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top