Binaartha Sekuritas: IHSG Masih Melemah, 6 Saham Ini Berpotensi Naik

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada hari ini, Senin 11 Maret 2019. Adapun terdapat 6 saham yang direkomendasikan beli.
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  06:14 WIB
Binaartha Sekuritas: IHSG Masih Melemah, 6 Saham Ini Berpotensi Naik
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada hari ini, Senin 11 Maret 2019.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG ditutup melemah signifikan 1,16% di level 6383.068 pada 8 Maret 2019.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6362.464 hingga 6341.861. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki rentang 6422.938 hingga 6462.808.

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada sudah di area oversold.

Di sisi lain, terlihat pola long black opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADRO, Daily (1390) (RoE: 9.71%; PER: 7.35x; EPS: 189.03; PBV: 0.71x; Beta: 1.75):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada level 1370 – 1390, dengan target harga secara bertahap di level 1415, 1515 dan 1615. Support: 1370, 1340 & 1315.

*ASRI, Daily (314) (RoE: 9.09%; PER: 7.22x; EPS: 43.47; PBV: 0.66x; Beta: 1.67):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada level 310 – 318, dengan target harga secara bertahap di level 332, 370 dan 404. Support: 304.

*HMSP, Daily (3770) (RoE: 38.19%; PER: 34.21x; EPS: 111.09; PBV: 13.07x; Beta: 0.86):* Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 3760 – 3780, dengan target harga secara bertahap di level 3820, 3980, 4350 dan 4720. Support: 3700.

*JSMR, Daily (5075) (RoE: 12.24%; PER: 15.76x; EPS: 323.52; PBV: 1.92x; Beta: 0.95):* Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 5000 – 5075, dengan target harga secara bertahap di level 5150, 5350 dan 5550. Support: 5000 & 4950.

*PGAS, Daily (2430) (RoE: 9.53%; PER: 13.48x; EPS: 182.50; PBV: 1.29x; Beta: 1.88):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2420 – 2440, dengan target harga secara bertahap di 2480, 2640, 2810 dan 2970. Support: 2380 & 2310

*TLKM, Daily (3740) (RoE: 17.28%; PER: 19.58x; EPS: 191.48; PBV: 3.38x; Beta: 0.62):* Pergerakan harga saham sudah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 3720 – 3750, dengan target harga secara bertahap di level 3880, 4200 dan 4510. Support: 3640.

*(Disclaimer on)*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Fajar Sidik
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top