Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bisnis-27 Melemah di Akhir Sesi I, HMSP dan BMRI Jadi Penekan Utama

Indeks Bisnis-27 berbalik melemah 0,2% atau 1,14 poin ke level 564,85 di jeda siang, meskipun sempat dibuka rebound dengan penguatan 0,53% atau 2,99 poin ke level 568,98 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  13:32 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Bisnis-27 berbalik melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (20/2/2019).

Indeks Bisnis-27 berbalik melemah 0,2% atau 1,14 poin ke level 564,85 di jeda siang, meskipun sempat dibuka rebound dengan penguatan 0,53% atau 2,99 poin ke level 568,98 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (19/2/2019), indeks Bisnis-27 ditutup berbalik ke zona merah dengan pelemahan 0,42 atau 2,41 poin di posisi 565,99.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 564,52-572,42.

Dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27, sebanyak 9 saham menguat, 15 saham melemah, dan 3 saham stagnan pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing melemah 2,11% dan 2,43% menjadi penekan utama terhadap pergerakan indeks Bisnis-27 pada akhir sesi I.

Indeks Bisnis-27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan Bisnis-27, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,08% atau 5,24 poin ke level 6.489,42 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (19/2), IHSG berakhir di level 6.494,67 dengan koreksi 0,05% atau 3,15 poin. Indeks sempat rebound dari koreksinya bahkan menyentuh level 6.552 setelah dibuka naik 0,42% atau 27,14 poin di posisi 6.521,81 pagi tadi.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.487,83 – 6.552,15.

Sebanyak lima dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur (-0,97%) dan aneka industri (-0,70%). Adapun empat sektor lainnya mampu menetap di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar yang menguat 0,95%.

Sebanyak 196 saham menguat, 176 saham melemah, dan 255 saham stagnan dari 627 saham yang diperdagangkan.

Berikut adalah harga saham Bisnis-27 di akhir sesi I :         

KodeNama PerusahaanHarga (Rp)
ADROPT Adaro Energy Tbk1320
ASIIPT Astra International Tbk7700
BBCAPT Bank Central Asia Tbk27450
BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk8825
BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk3880
BDMNPT Bank Danamon Indonesia Tbk9150
BMRIPT Bank Mandiri Persero Tbk7025
BSDEPT Bumi Serpong Damai Tbk1325
CPINPT Charoen Pokphand Indonesia Tbk7350
HMSPPT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk3720
ICBPPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk10475
INCOPT Vale Indonesia Tbk PT3670
INDFPT Indofood Sukses Makmur Tbk7450
INKPPT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk12125
INTPPT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk19125
ITMGPT Indo Tambangraya Megah Tbk21900
KLBFPT Kalbe Farma Tbk1540
MIKAPT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk1865
MYORPT Mayora Indah Tbk2630
PGASPT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk2490
PTBAPT Bukit Asam Tbk4180
SCMAPT Surya Citra Media Tbk1810
SMGRPT Semen Indonesia Persero Tbk12875
TKIMPT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk11550
TLKMPT Telekomunikasi Indonesia Tbk3880
TPIAPT Chandra Asri Petrochemical Tbk5400
UNTRPT United Tractors Tbk25825

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks bisnis27
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top