Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Binaartha Sekuritas: IHSG Lanjut Menguat ke Level Resisten

Binaartha Sekuritas memproyeksi IHSG lanjut menguat menuju level resisten.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Januari 2019  |  06:51 WIB
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksi IHSG lanjut menguat menuju level resisten.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.444,762 hingga 6.425,336.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.474,271 hingga 6.484,354.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADHI, Daily (1615) (RoE: 7.23%; PER: 13.00x; EPS: 124.27; PBV: 0.93x; Beta: 2.18):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1620, dengan target harga secara bertahap di level 1635, 1705, 1780 dan 1850.
Support: 1590 & 1560.

*ADRO, Daily (1350) (RoE: 9.17%; PER: 7.73x; EPS: 175,90; PBV: 0.71x; Beta: 0.48):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1340 – 1360, dengan target harga secara bertahap di level 1390 dan 1430. Support: 1330.

*ASII, Daily (8350) (RoE: 13.22%; PER: 14.72x; EPS: 562.08; PBV: 1.95x; Beta: 1.40):* Terlihat pola bullish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 8250 – 8350, dengan target harga secara bertahap di level 8425, 8725 dan 9025. Support: 8200 & 8125.

*BBRI, Daily (3750) (RoE: 17.26%; PER: 14.55x; EPS: 256.31; PBV: 2.51x; Beta: 1.73):* Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 3720 – 3750, dengan target harga secara bertahap di level 3780, 3910 dan 4040. Support: 3720 & 3680.

*GGRM, Daily (83000) (RoE: 17.31%; PER: 20.53x; EPS: 4042.93; PBV: 3.60x; Beta: 0.77):* Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 82750 - 83000, dengan target harga secara bertahap di level 83525, 84550 dan 88825. Support: 82275.

*WSKT, Daily (1850) (RoE: 17.78%; PER: 5.06x; EPS: 365.36; PBV: 0.90x; Beta: 1.80):* Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1820 - 1860, dengan target harga secara bertahap di level 1920, 1980, 2030 dan 2240. Support: 1820 & 1740.




Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top