Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Acset Indonusa (ACST) Bidik Sejumlah Proyek Jalan Tol

PT Acset Indonusa Tbk. memiliki pipeline kontrak baru sejumlah proyek jalan tol sejalan dengan fokus perseroan untuk mendapatkan proyek-proyek infrastruktur pada 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  19:51 WIB
Presiden Direktur PT Acset Indonusa Tbk Jeffrey Gunadi didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa di Jakarta, Rabu (11/4/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Presiden Direktur PT Acset Indonusa Tbk Jeffrey Gunadi didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa di Jakarta, Rabu (11/4/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Acset Indonusa Tbk. memiliki pipeline kontrak baru sejumlah proyek jalan tol sejalan dengan fokus perseroan untuk mendapatkan proyek-proyek infrastruktur pada 2019.

Maria Cesilia Hapsari, Corporate Secretary & Investor Relations Acset Indonusa menuturkan bahwa perseroan masih fokus untuk mendapatkan proyek infrastruktur, termasuk jalan tol, pada 2019. Bahkan, emiten berkode saham ACST itu telah memiliki pipeline kontrak baru dari sektor tersebut.

“Dari pipeline kontrak baru kami [2019], ada beberapa kontrak jalan tol, tetapi mohon maaf kami belum bisa menyampaikan totalnya,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (22/1/2019).

Sebagai salah satu strategi, Maria menyebut tidak menutup kemungkinan ACST akan masuk sebagai investor meski hanya mengempit kepemilikan minoritas. Hal itu menjadi strategi perseroan untuk mendapatkan kesempatan lebih dari sisi kontraktor.

Kendati demikian, dia tidak membeberkan berapa anggaran investasi yang disiapkan untuk proyek-proyek jalan tol. Secara keseluruhan, ACST menganggarkan belanja modal Rp150 miliar.

“[Belanja modal] tidak khusus untuk tol saja. Ini lebih kepada pembelian alat atau mesin supporting pelaksanaan pekerjaan proyek,” jelasnya.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, ACST tengah membidik sejumlah jalan tol. Untuk ruas Jakarta-Cikampek Selatan dan Serpong-Balaraja saat ini masih dalam proses tender. 

Selain itu, perseroan juga tercatat masuk sebagai konsorsium untuk pembangunan jalan tol prakarsa ruas Cikunir-Ulujami sepanjang 36,50 kilometer. Biaya investasi proyek diperkirakan mencapai Rp22,50 triliun.

Seperti diketahui, ACST membidik kontrak baru Rp15 triliun pada 2019. Jumlah tersebut naik 50% dari jumlah yang dibidik senilai Rp10 triliun pada 2018.

Adapun, total kontrak baru yang dikumpulkan perseroan Rp1,5 triliun pada tahun lalu. Dari situ, proyek infrastruktur masih mendominasi dengan komposisi 37% disusul pondasi 30% dan struktur 33%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten acset indonusa
Editor : Riendy Astria

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top