Ekspektasi Pembicaraan Trump-Xi Jinping Dorong Indeks Topix Menguat

Indeks Topix pada perdagangan Jumat (30/11/2018), setelah komentar dari Presiden AS Donald Trump meningkatkan harapan akan terobosan dalam perang dagang dengan China.
Aprianto Cahyo Nugroho | 30 November 2018 15:39 WIB
Presiden China Xi Jinping (kanan) berinteraksi dengan Presiden AS Donald Trump didampingi Melania Trump. (Reuters)

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Topix pada perdagangan Jumat (30/11/2018), setelah komentar dari Presiden AS Donald Trump meningkatkan harapan akan terobosan dalam perang dagang dengan China.

Indeks Topix ditutup menguat 0,48% atau 7,98 poin ke level 1.667,45, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup menguat 88,46 poin ke posisi 22.351,06.

Dengan kenaikan hari ini, indeks Topix membukukan reli mingguan 2,4%, kinerja terbaiknya sejak 2 November. Indeks Topix menguat 1,3% sepanjang November.

Dilansir Bloomberg, Trump mengatakan dia akan "melakukan sesuatu" dengan China menjelang pertemuan yang direncanakan dengan Presiden Xi Jinping, meningkatkan harapan bahwa kedua pemimpin mungkin meredam perang perdagangan.

Kemungkinan kesepakatan kedua negara akan diumumkan setelah makan malam mereka pada hari Sabtu di sela-sela KTT G20 di Buenos Aires.

"Ada kemungkinan bahwa kemajuan akan terlihat dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China," kata Hideyuki Ishiguro, analis senior di Daiwa Securities Co, seperti dikutip Bloomberg.

"Namun, Anda tidak pernah tahu bagaimana hal-hal akan berubah, sehingga pasar dapat berayun naik dan turun," lanjutnya.

Sementara itu, pejabat Federal Reserve mengisyaratkan pada risalah pertemuan 7-8 November yang dirilis Kamis (29/11) bahwa mereka mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel dalam kenaikan suku bunga bertahap mereka setelah kemungkinan kenaikan pada Desember.

"Risalah FOMC telah condong ke arah pandangan dovish dan the Fed telah mulai khawatir tentang perlambatan ekonomi global," kata Ishiguro. "Dengan inflasi yang tampak tenang, kenaikan imbal hasil Treasury AS dapat berhenti, yang negatif bagi saham perbankan."

Emiten farmasi menjadi pendorong utama indeks, dengan Otsuka Holdings Co. naik paling banyak sejak 25 April setelah Australia mengatakan bahwa Lonsurf, obat yang diproduksi oleh anak perusahaan Taiho Pharmaceutical Co., akan terdaftar sebagai opsi perawatan baru untuk pasien dengan kanker usus yang telah menyebar ke bagian lain tubuh.

Tag : bursa jepang
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top