Binaartha Sekuritas: IHSG Terindikasi Lanjutkan Koreksi, 6 Saham Ini Berpotensi Naik

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan hari Kamis ini (22/11/2018).
Fajar Sidik | 22 November 2018 06:27 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan hari Kamis ini (22/11/2018).

*IHSG* ditutup melemah signifikan 0,95% di level 5948.052 pada 21 November 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5911.171 hingga 5874.291. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5981.764 hingga 6015.476.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Di sisi lain, Stochastic dan RSI berada di area netral. Namun demikian, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BKSL, Daily (103) (RoE: 0.56%; PER: 100.00x; EPS: 1.04; PBV: 0.56x; Beta: 1.62):* Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 102 – 104, dengan target harga secara bertahap di level 111, 120 dan 128. Support: 94.

*DOID, Daily (670) (RoE: 28.92%; PER: 5.99x; EPS: 60.96; PBV: 1.70x; Beta: 2.75):* Indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga potensi rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 650 – 680, dengan target harga secara bertahap di level 695, 720, 830, 940 dan 1050. Support: 610.

*MAPI, Daily (800) (RoE: 12.60%; PER: 17.97x; EPS: 44.79; PBV: 2.26x; Beta: 1.90):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 785 - 805, dengan target harga secara bertahap di level 815, 830, 865 dan 900. Support: 785 & 775.

*TINS, Daily (670) (RoE: 5.48%; PER: 14.90x; EPS: 45.98; PBV: 0.82x; Beta: 1.07):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 660 – 680, dengan target harga secara bertahap di level 690, 710 dan 730. Support: 660 & 650.

*UNTR, Daily (31950) (RoE: 22.20%; PER: 9.84x; EPS: 3243; PBV: 2.18x; Beta: 0.73):* Pergerakan harga telah menguji garis bawah dari bollinger sehingga potensi rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 31300 – 32000, dengan target harga secara bertahap di level 32300, 33250, 34000, 37250, 40500 dan 43725. Support: 30775.

*UNVR, Daily (40900) (RoE: 108.55%; PER: 32.05x; EPS: 1276; PBV: 34.78x; Beta: 0.69):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 40000 – 41000, dengan target harga di level 42300. Support: 39300.

*(Disclaimer on)*

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top