Kurs Tengah Menguat 8 Poin, Rupiah Berbalik Melemah Bersama Mayoritas Kurs di Asia

Kurs jual ditetapkan Rp14.659 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.513 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp146.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 November 2018 11:53 WIB
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (19/11/2018) di level Rp14.586 per dolar AS, menguat 8 poin atau 0,05% dari posisi Rp14.594 pada Jumat (15/11).

Kurs jual ditetapkan Rp14.659 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.513 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp146.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau berbalik melemah 3 poin atau 0,02% ke level Rp14.614 per dolar AS pada pukul 10.52 WIB.

Mata uang Garuda sebelumnya dibuka dengan penguatan sebesar 67 poin atau 0,46% di level Rp14.545 per dolar AS, setelah pada perdagangan Jumat (16/11), nilai tukar rupiah berakhir menguat 0,36% atau 53 poin di level Rp14.612 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.545-Rp14.616 per dolar AS.

Rupiah melemah di saat mayoritas mata uang lain di Asia juga terdepresiasi, dipimpin oleh baht Thailand yang melemah 0,42% dan yuan Offshore yang terdepresiasi 0,21%.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau naik tipis 0,028 poin atau 0,03% ke level 96,493 pada pukul 11.19 WIB.

Indeks dolar sebelumnya melanjukan pelemahannya saat dibuka terdepresiasi 0,039 poin atau 0,04% di level 96,426, setelah pada perdagangan Jumat (11611) berakhir melemah 0,48% atau 0,462 poin di posisi 96,465.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

19 November

14.586

16 November

14.594

15 November

14.764

14 November

14.755

13 November

14.895

SumberBank Indonesia

Tag : kurs tengah bank indonesia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top