Bakal Caplok Freeport Indonesia, Inalum Terbitkan Obligasi Global US$4 Miliar

PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) menerbitkan obligasi global dengan total jumlah pokok US$4 miliar sebagai bagian dari pendanaan peningkatan kepemilikan saham di PT Freeport Indonesia.
M. Nurhadi Pratomo | 08 November 2018 15:53 WIB
Kompisisi saham Freeport setelah suntikan dana US3,85 Inalum. - Bisnis/Husin Parapat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) menerbitkan obligasi global dengan total jumlah pokok US$4 miliar sebagai bagian dari pendanaan peningkatan kepemilikan saham di PT Freeport Indonesia.

Menurut sumber Bisnis.com, Kamis (8/11/2018), Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) telah melakukan pencatatan obligasi global di Singapore Exchange Ltd (SGX). Surat utang tersebut terbagi ke dalam empat kategori atau seri.

Untuk seri pertama, memiliki jumlah pokok US$1 miliar dengan tenor 3 tahun berkupon 5,5%. Seri selanjutnya memiliki jumlah pokok US$1,25 miliar dengan tenor 5 tahun berkupon 6%.

Kemudian, seri ketiga memiliki jumlah pokok US$1 miliar dengan tenor 10 tahun berkupon 6,875%. Seri terakhir, memiliki jumlah pokok US$750 juta dengan tenor 30 tahun berkupon 7,375%.

Dengan demikian, total jumlah pokok obligasi yang diterbitkan senilai US$4 miliar. Rencananya, dana tersebut akan masuk ke induk Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertambangan itu pada 15 November 2018.

Surat utang tersebut mendapatkan peringkat Baa2 dari Moody’s Investors Service dan BBB dari Fitch Ratings. Adapun, rencana penggunaan dana yakni pembiayaan akuisisi Freeport Indonesia.

Berdasarkan pemberitaan Bisnis.com sebelumnya, Inalum menjelaskan bahwa berdasarkan target penyelesaian, persiapan kebutuhan pendanaan akusisi Freeport Indonesia memiliki rentang waktu Agustus 2018 hingga November 2018. 

Tag : Freeport, inalum
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top