MAIN Siap Operasikan Silo dan Corn Dryer di Makassar

Emiten perunggasan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) optimistis penjualan dapat bertumbuh 15% sampai akhir 2018. Perseroan juga siap mengoperasikan fasilitas pakan ternak baru di Makassar.
Hafiyyan | 07 November 2018 07:12 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten perunggasan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) optimistis penjualan dapat bertumbuh 15% sampai akhir 2018. Perseroan juga siap mengoperasikan fasilitas pakan ternak baru di Makassar.

Corporate Secretary Malindo Feedmill Andre Andreas Hendjan menyampaikan, untuk memacu penjualan pakan, perusahaan akan menambah kapasitas silo dan corn dryer di Makassar. Sebelumnya kapasitas pengolahan pakan perseroan mencapai 1,2 juta ton per tahun.

“Mesinnya sudah siap di Makassar, jadi bisa beroperasi akhir 2018 atau awal 2019,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (2/11/2018).

Andre menyampaikan, kinerja perseroan per kuartal III/2018 terbilang memuaskan. Per September 2018, perusahaan membukukan pendapatan Rp4,84 triliun, naik 19,55% yoy dari sebelumnya Rp4,05 triliun.

Laba bersih melonjak 6.642,24% yoy menuju Rp186,76 miliar dibandingkan per kuartal III/2018 senilai Rp2,77 miliar. Dengan demikian, manajemen optimistis membukukan pertumbuhan penjualan hingga 15% year on year (yoy) atau Rp6,25 triliun sampai akhir tahun.

“Sejauh ini kami optimistis meraih pertumbuhan penjualan 10%-15% pada 2018, nantinya laba juga akan mengikuti,” tuturnya.

Dia menambahkan, pendapatan perseroan terutama ditopang peningkatan penjualan pakan, anak ayam usia sehari (day old chicken/ DOC), dan ayam pedaging. Untuk ayam broiler, Malindo menjualnya langsung ke restoran besar, sehingga tidak terlalu terpengaruh harga pasar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
malindo feedmill

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top