Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lepas Kepemilikan Saham di Total Pola Persada, Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Rp3 Miliar

PT Total Bangun Persada Tbk. melepas kepemilikan 60% di PT Total Pola Persada untuk fokus sebagai pelaksana utama di jasa konstruksi.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 22 Oktober 2018  |  15:49 WIB
Lepas Kepemilikan Saham di Total Pola Persada, Total Bangun Persada (TOTL) Kantongi Rp3 Miliar
Total Bangun Persada - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Total Bangun Persada Tbk. melepas kepemilikan 60% di PT Total Pola Persada untuk fokus sebagai pelaksana utama di jasa konstruksi.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Senin (22/10/2018), Total Bangun Persada mengatakan telah melakukan penjualan dan pengalihan seluruh saham milik perseroan dalam Total Pola Persada. Jumlah saham yang dilepas yakni 21.000 atau setara 60% dari modal ditempatkan dan modal disetor kepada para pembeli.

Secara detail, transaksi penjualan dilakukan kepada PT Pola Intiperkasa sebanyak 6.000 saham atau senilai Rp857,10 juta. Kemudian, PT Pola Intimas sebanyak 9.000 saham atau senilai Rp1.285,80 miliar.

Selanjutnya, emiten berkode saham TOTL itu menjual kepada Tuan Ir. Zainir Umar sebanyak 4.950 saham senilai Rp707,10 juta. Terakhir, perseroan menjual kepada Tuan Sueb sebanyak 1.050 saham senilai Rp150 juta.

Manajemen TOTL memaparkan dalam keterbukaan informasinya bahwa tujuan pengalihan saham tersebut yakni agar perseroan lebih fokus sebagai pelaksana utama jasa konstruksi. Kontraktor swasta itu menerima dana atas transaksi penjualan saham senilai Rp3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten total bangun persada
Editor : Riendy Astria
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top