Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 1,29%, 23 Saham Tertekan

JII ditutup melemah 1,29% atau 8,52 poin ke level 653,74 di jeda siang, meskipun dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,12% atau 0,78 poin di posisi 663,05.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 Oktober 2018 17:38 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (2/10/2018).

JII ditutup melemah 1,29% atau 8,52 poin ke level 653,74 di jeda siang, meskipun dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,12% atau 0,78 poin di posisi 663,05.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks syariah bergerak fluktuatif pada level 651,84-665,45. Sebanyak 7 saham menguat dan 23 saham melemah dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 1,71% dan 1,36% menjadi penekan utama terhadap koreksi JII.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,16% atau 68,98 poin ke level 5.875,62 setelah dibuka di zona hijau dengan pelemahan 0,04% atau 2,65 poin ke level 5.947,25.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.862,95-5.956,78.

Dilansir Bloomberg, dari 603 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 109 saham menguat, 283 saham melemah, dan 211 saham stagnan.

Seluruh sembilan sektor pada IHSG turun dan menekan IHSG pada perdagangan hari ini, didorong sektor industri dasar yang melemah 2,98% dan aneka industri yang turun 1,70%.

Saham PT Bank Mandiri (Persero ) Tbk (BMRI) yang melemah 3,73% dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang melemah 2,2% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG hari ini.

 

Saham-saham indeks syariah yang melemah :

ASII

-1,71%

TLKM

-1,36%

UNVR

-1,13%

SMGR

-5,99%

Saham-saham indeks syariah yang menguat:

PTBA

+4,32%

ICBP

+1,42%

PGAS

+1,79%

LPPF

+3,65%

Sumber: Bloomberg

Tag : Jakarta Islamic Index, indeks syariah
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top