IHSG SESI I: BBCA & UNVR Penopang Utama

IHSG menguat 0,51% atau 29,97 poin ke level 5.904,27 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05% atau 2,74 poin di level 5.871,56.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 September 2018 13:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Saham BBCA dan UNVR menjadi penopang utama atas penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (26/9/2018).

IHSG menguat 0,51% atau 29,97 poin ke level 5.904,27 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05% atau 2,74 poin di level 5.871,56.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.870,30 – 5.906,73. Adapun pada perdagangan Selasa (25/9), IHSG berakhir melemah 0,13% atau 7,92 poin di posisi 5.874,30.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 187 saham menguat, 141 saham melemah, dan 274 saham stagnan dari 602 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia siang ini.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG pada akhir sesi I dengan penguatan masing-masing 1,36% dan 2,23%.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG menguat pada sesi I, dengan penguatan terbesar dialami sektor aneka industri yang menguat 1,95%, disusul sektor konsumer yang menguat 0,77%.

Di sisi lain, sektor perdagangan dan properti yang masing-masing melemah 0,46% dan 0,05% menahan penguatan IHSG lebih lanjut di sesi I.

Sementara itu, saham ASII (+2,43%), GMFI (+3,54%), IMAS (+1,96%), dan SMSM (+1,09%) menjadi penopang utama atas penguatan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Berikut perincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

Lima saham pendorong utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBCA

+1,36%

UNVR

+2,23%

ASII

+2,43%

HMSP

+0,80%

BMRI

+0,75%

Lima saham terkuat berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

ABMM

+25%

DIGI

+24,76%

SKBM

+20,48%

RAJA

+18,27%

AIMS

+14,77%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top